Gelar Aksi, Driver GrabCar: Kejar Insentif Rp 11 Juta Tapi Akun Malah Dibekukan
Nasional

Berikut pembelaan pihak GrabCar atas tuntutan para pengemudi yang melakukan unjuk rasa baru-baru ini.

WowKeren - Selasa (27/6), ratusan pengemudi GrabCar melakukan unjuk rasa di kantor mereka di Gedung Maspion Plaza, Jalan Gunung Sahari, Kelurahan Pademangan Barat, Jakarta Utara. Kabarnya aksi itu dilakukan lantaran keputusan pihak Grab membekukan akun dan pemutusan mitra kerja secara mendadak.

Banyak diantara driver itu yang mengatakan jika awalnya mereka dijanjikan insentif lebaran senilai Rp 11 juta jika melayani pelanggan selama sembilan hari. Namun para pengemudinya terkejut ketika mendapati akun mereka ternyata dibekukan. Padahal mereka telah bekerja susah payah demi mendapatkan insentif tersebut.

Menanggapi tuntutan para pendemo tersebut, perwakilan manajemen Grab, Angga mengatakan jika pihaknya akan melakukan peninjauan kembali. Mereka mengaku akan memberikan keputusan pada 10 Juni mendatang.


"Beri kami waktu satu minggu. Nama-nama di name list pengecekan apakah kalian terbukti melakukan kesalahan atau tidak. Kalau terbukti, suspend permanen atau black list. Kalau tidak, akan ada peninjauan ulang. Tidak perlu kepastian lagi, kami akan menelepon atau SMS. Saya akan meneliti sampai tanggal 10 Juli. Kalau terbukti suspend, tidak akan ada uang kembali. Kalau tidak, kami akan teliti lagi dan tinjau," jelasnya di hadapan para pendemo. Suspend kalau terbukti, tidak akan ada duit pengembalian. "Begini ya. Bukan kami tidak tahu. Kami akan meneliti kenapa dan siapa, itu yang akan kami teliti. Tanggal 10 baru akan ada keputusan."

Sementara itu, pihak Grab sendiri menjelaskan jika sejumlah pengemudi yang akunnya dibekukan telah melakukan pelanggaran. Mereka mengaku telah memberi kesempatan untuk berkomunikasi, namun para driver tersebut justru memilih untuk berdemo.

Menurut pihak Grab sendiri, para driver tersebut terbukti melakukan perbuatan curang dan melanggar kode etik. Demi mengedepankan keselamatan penumpang dan pengemudi lainnya, mereka memutuskan untuk bertindak tegas.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait