Pemindahan Ibu Kota ke Palangka Raya Libatkan Swasta, Ini Tanggapan Ketua MPR
Nasional

Ketua MPR akui tak setuju dengan upaya pemindahan bila melibatkan pihak swasta.

WowKeren - Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat RI Zulkifli Hasan tak setuju jika pembiayaan pemindahan ibu kota melibatkan sektor swasta. Sebab yang dipindahkan adalah pusat pemerintahan.

"Bisa jadi skandal. Ya kan? Ada apa. Publik akan tanya, kalau pindah ibu kota ya pemerintah dong," kata Zulkifli. "Kalau swasta yang pindahin pusat pemerintah bagaimana coba bayangkan," sambung dia.

Secara ide, dia setuju dengan pemindahan tersebut namun dalam jangka waktu yang panjang. Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu menuturkan, pemerintah seharusnya fokus menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah yang lebih penting lainnya seperti pembangunan infrastruktur jalan tol, awasembada pangan, tarif listrik hingga irigasi.


Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tengah mengkaji rencana pemindahan ibu kota. Dua hal utama yang dikaji adalah total kebutuhan pembiayaan dan skema pembiayaannya.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, pemerintah ingin seminimal mungkin menggunakan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dalam rencana pemindahan ibu kota ini. Dengan demikian, pemerintah akan mendorong sektor swasta dalam pendanaan rencana ini.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait