Kena Dampak Gangguan Satelit, BCA Gelontorkan Rp 70 Miliar Buat Perbaikan ATM
Nasional

Berikut langkah yang diambil Bank BCA dalam mengatasi masalah gangguan satelit Telkom-1.

WowKeren - Satelit Telkom 1 milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengalami gangguan sejak 25 Agustus kemarin hingga kini. Salah satu dampaknya, sebanyak 5.700 unit Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di sejumlah titik mengalami offline atau mati.

Atas kejadian tersebut, Direktur Utama BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, nasabah yang melakukan transaksi di ATM bank lain tidak dikenakan biaya hingga satelit kembali normal. Selama ini, nasabah BCA yang melakukan transaksi tarik tunai di ATM bank lain dikenakan biaya sebesar Rp 7.500 per transaksi.

"Periode 2 minggu ke depan kalau ada biaya antar bank yang dikenakan khusus untuk pengambilan tunai, bisa ambil tunai di bank lain, cuma kena Rp 7.500, kalau ambil sendiri free," jelas Jahja eperti dilansir Kumparan, Senin (28/8). "Untuk itu (BCA) berikan kebebasan tapi enggak bebaskan langsung bebankan sebagian biaya."


Menurut Jahja, kompensasi itu hanya untuk nasabah yang melakukan transaksi tarik tunai. Sedangkan untuk pengecekan saldo dan lainnya, Jahja menyarankan agar nasabah menggunakan layanan Internet Banking.

Jahja menambahkan, proses perbaikan sejumlah ATM tersebut akan menelan dana sebesar RP 50 miliar hingga 70 miliar. "Antara Rp 50-70 Miliar. Semakin cepat tentu biayanya akan semakin murah," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menjelaskan, satelit Telkom 1 itu memang sudah uzur. Agar pelayanan tidak kembali terganggu, para operator dihimbau agar memiliki cadangan satelit.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait