Inilah kondisi warga di sekitar kawasan Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 23 September 2017 - 08:15 WIB
WowKeren - Status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, dinaikkan dari Siaga (Level 3) menjadi Awas (Level 4) oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Naiknya status ini ditetapkan pada Jumat (22/9) malam pukul 20.30 Wita.
"Melihat perkembangan terakhir, aktifitas kegempaan vulkanik begitu tinggi," kata kepala PVMBG Kasbaniz Jumat malam, sebagaimana dilansir dari Tempo, Jumat (22/9). "Statusnya dari level 3 siaga jadi 4 atau awas."
Dengan naiknya status tersebut, radius kawasan rawan bencana pun diperluas menjadi 12 kilometer. Sehingga, warga yang berada di sekitar kawasan tersebut dihimbau untuk segera mengevakuasi diri. "Radius yang tadinya 6 kilometer menjadi 9 kilometer. Ditambah sektoral 7,5 kilometer menjadi 12 kilometer," tuturnya. "Semua harus dikosongkan dan evakuasi. Kami tidak tahu meletusnya kapan, tapi aktivitas sudah sangat tinggi."
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mencatat jumlah warga yang mengungsi dari kawasan Gunung Agung. "Hingga Jumat, 22 September 2017, pukul 13.00 WIB, terdapat 9.421 jiwa warga yang mengungsi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
Jumlah pengungsi Gunung Agung akan terus bertambah. Menurut Sutopo, jumlah penduduk yang ada di Kawasan Rawan Bencana 3 (KRB 3) ada sebanyak 49.485 jiwa, yang berasal dari 6 desa di Kabupaten Karangasem, Bali. Keenam desa itu adalah Jungutan Kecamatan Bebandem, Desa Buana Giri Kecamatan Bebandem, Desa Sebudi Kecamatan Selat, Desa Besakih Kecamatan Rendang, Desa Dukuh Kecamatan Kubu, dan Desa Ban Kecamatan Kubu.
(wk/)