Istri Bos Situs Nikah Siri Nangis Akui Suami Gila, Netter: Dagelan Banget
Nasional

Rani mengakui jika Aris Wahyudi mengalami gangguan jiwa usai kalah dalam Pilkada Banyumas, benarkah?

WowKeren - Situs nikah siri yang menyediakan layanan berupa kawin kontrak dan lelang keperawanan serta keperjakaan membuat geger netter. Sang pendiri situs, Aris Wahyudi, mengaku sengaja membuat situs tersebut agar membantu para perawan dan perjaka agar mendapatkan kehidupan lebih baik.

Namun kini Aris telah diamankan oleh Tim Subdit Cyber Crimer Polda Metro Jaya dengan dugaan tindak pidana eksploitasi perempuan dan anak serta pornografi. Menanggapi hal tersebut, istri Aris, Rani, meminta maaf kepada publik.

Rani bahkan mengakui jika sang suami mengalami gangguan jiwa sejak kalah dalam Pilkada Banyumas, Jawa Tengah pada 2008 lalu. Sejak saat itu banyak "karya" kontroversial yang dibuat Aris.

"Saya minta maaf kepada semuanya, kepada masyarakat Indonesia saya perwakilan keluarga atas nama suami saya mau minta maaf yang sebesar besarnya," kata Rani saat ditemui di kediamannya di kawasan Perumahan TNI AU Angkasa Puri, Jatiasih, Bekasi, pada Senin (25/9). "Saya hanya ibu rumah tangga biasa yang ditugaskan hanya mengurus anak-anak yang biasa mencari nafkah suami saya."

"Kalau sampai suami saya ditahan, saya tak tahu ke depannya makan anak-anak satu-dua bulan ke depan selanjutnya saya tak tahu," lanjut Rani. "Beliau 90 persen dia normal kalau lagi bareng-bareng, mungkin 10 persennya dia emang gila karena dulu tahun 2008 beliau mengikuti Pilkada Banyumas beliau kalah."


Gara-gara kekalahannya, Aris sampai pernah meluncurkan buku-buku kontroversial. Ia bahkan berkeinginan Indonesia bergabung ke Amerika lewat buku berjudul, 'NKRI Kami'. Sejumlah buku kontroversi lainnya juga pernah dibuat. "Beliau dulu bikin buku 'Perzinahan Suci', 'Tuhan Tiri', kalau tak salah ya, mohon maaf kalau saya salah juga, sama 'Gamerika' dan 'Panduan Van Java'," tandas Rani.

Pengakuan Rani itu pun membuat netter semakin meradang. Netter menduga jika Rani sengaja mengeluarkan pernyataan tersebut agar Aris lolos dari hukuman.

"Alami gangguan jiwa? Bisa buat situs, bisa buat seminar, buat testimoni, sudah terciduk ngaku gillaakkk hahahaa, dagelan bangeet," tulis akun @nana***ia. "Giliran tertangkap ..istri keluar nangis dan bilang suami sakit jiwa, sebelumnya adem ayem asal uang ngalir. Oh isti oh istri, ngak usah drama gangguan jiwa," sahut akun @denissa***l_. "Gangguan jiwa jd alasan buat lolos dr hukum," tambah akun @deelee***2.

Sementara itu, Direktur Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan menduga jika pelaku pembuatan situs ini lebih dari satu orang. Aris diduga tidak bisa mengelola situs itu sendirian.

"Tentunya tersangka tidak bisa bekerja sendiri karena hal itu muncul dari keterangan tersangka sejak situs ini ter-publish, launching maka tersangka ini banyak sekali mendapatkan permintaan-permintaan untuk melakukan wawancara dari beberapa media," ujar Kombes Adi Deriyan. "Tidak bisa (sendiri) kelola situs dengan baik. Makanya saya yakin bahwa pergerakan situs ini ruang lingkup aktivitas situs ini akan melibatkan pihak pihak lain."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!