Ini alasan Presiden Jokowi menjelaskan soal tudingan terkait dengan partai komunis PKI.
- Tim WowKeren
- Rabu, 18 Oktober 2017 - 07:49 WIB
WowKeren - Media sosial seringkali dibumbui dengan maraknya berita hoax yang belum bisa dipastikan kebenarannya. Bahkan Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi itu mengeluhkan tentang betapa kejamnya pengguna media sosial di Indonesia.
Salah satunya adalah Jokowi sempat dituding sebagai pengikut partai komunis PKI. Pasalnya, beredar foto rekayasa dirinya dengan pentolan PKI DN Aidit yang tengah berpidato di tahun 1955. Padahal saat itu Jokowi malah belum lahir.
"Katanya Presiden Jokowi itu PKI, di medsos banyak. Pada tahun 1955 waktu DN Aidit pidato, ada (meme) gambar saya di situ. Padahal tahun 1955 saya belum lahir," ujar Jokowi belum lama ini. "Lalu pada tahun 1965 PKI dibubarkan saya juga masih balita, masa ada balita PKI?"
Menurut Jokowi, ia terpaksa berbicara soal tudingan PKI itu demi meluruskan isu tersebut. Ia merasa khawatir jika isu itu akan dipercaya masyarakat. Karena itu, Jokowi meminta agar publik tidak mudah mempercayai berita-berita yang beredar.
"Saya terbuka saja, harus saya jawab (tudingan itu). Kalau tidak, nanti ada yang percaya, kan bahaya. Saya ingin mengingatkan kepada kita semuanya, hal-hal seperti itu, jangan mudah percaya pada fitnah, berita bohong, hoax," lanjut Jokowi. "Harus disaring karena terkadang tidak masuk nalar, lahir saja belum sudah digambar di situ."
(wk/)