Pasang anak berkulit hitam dan tulis 'monyet', inilah iklan H&M yang membuat The Weeknd serta G-Eazy geram...
- Tim WowKeren
- Kamis, 11 Januari 2018 - 15:01 WIB
WowKeren - The Weeknd secara terang-terangan mengaku kecewa dan memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan brand H&M. Hal tersebut disampaikan The Weeknd usai brand busana asal Swedia itu membuat iklan yang dianggap rasis. Dimana H&M memasang seorang anak kecil berkulit hitam dalam iklan hoodie terbarunya.
Selain itu, tulisan "Coolest Monkey in the Jungle" di hoodie tersebut juga menjadi sorotan The Weeknd. Alhasil mantan kekasih Selena Gomez itu pun memutuskan untuk tak lagi bekerja sama dengan brand busana H&M. Keputusan itu diumumkan The Weeknd lewat akun Twitternya, Selasa (9/1) waktu setempat.
woke up this morning shocked and embarrassed by this photo. i’m deeply offended and will not be working with @hm anymore... pic.twitter.com/P3023iYzAb
— The Weeknd (@theweeknd) January 8, 2018
"Bangun di pagi hari syok dan malu melihat foto ini. Saya sangat tersinggung dan tidak akan bekerja sama dengan @hm lagi," tulis The Weeknd. Keputusan serupa juga diambil oleh rapper tampan, G-Eazy. Lewat Instagramnya, G-Eazy menyayangkan iklan yang dibuat oleh H&M tersebut.
G-Eazy juga membatalkan kerjasamanya dengan H&M. Padahal ia diketahui akan segera merilis clothing line hasil kolaborasinya dengan H&M pada 1 Maret 2018 mendatang. Namun munculnya iklan ini membuat G-Eazy kecewa dan dengan segera mengakhiri kerjasamanya dengan H&M.
"Selama beberapa bulan terakhir, saya benar-benar bersemangat untuk meluncurkan lini dan kolaborasi saya yang akan datang dengan @HM," tulisnya. "Sayangnya, setelah melihat gambar yang mengganggu kemarin, kegembiraan saya atas kampanye global kami dengan cepat menguap, dan saya telah memutuskan saat ini bahwa kebutuhan kemitraan kami untuk mengakhiri."
Sementara itu, pihak H&M sudah meminta maaf atas kejadian ini. "Kami minta maaf sebesar-besarnya. Kami setuju dengan semua kritikan. Kami telah salah dan kami setuju bahwa rasisme pasif atau tidak disengaja perlu disingkirkan. Kami menghargai dukungan dari mereka yang telah melihat bahwa produk dan promosi kami tidak dimaksudkan untuk menyebabkan pelanggaran," bunyi permintaan maaf H&M seperti dilansir Rolling Stone, Kamis (11/1).
(wk/)