Diduga Lalai Hingga Kejar Target, Polisi Periksa 8 Orang Saksi Crane Jatuh di Jatinegara
Nasional

Kemenhub meminta lokasi jatuhnya crane untuk segera dibersihkan agar proyek bisa dilanjutkan kembali.

WowKeren - Crane proyek double-double track kereta api di Jatinegara, Jakarta Timur, ambruk pada Minggu (4/2) sekitar pukul 05:00 WIB. Kejadian yang menewaskan empat orang tersebut sampai saat ini masih diselidiki polisi.

Adanya dugaan kelalaian hingga kejar target menjadi alasan utama ambruknya alat berat tersebut. Untuk membuktikan berbagai dugaan ini, polisi sudah memeriksa delapan orang saksi. Tidak hanya itu, polisi juga mengaku sudah mengantongi calon tersangka insiden maut ini.

"Ya sampai saat ini (mendalami) kelalaian," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sapta Maulana. "Calon sudah ada."


Sementara itu, pihak Kementerian Perhubungan menegaskan bahwa pengerjaan proyek rel kereta empat jalur ini sudah sesuai prosedur. Mereka menegaskan kembali bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam proyek ini sudah dijalankan. Demi keselamatan, pihak Kemenhub juga sudah meminta untuk segera membersihkan tempat kejadian perkara.

"Oh nggak ada (buru-buru), SOP tetap dijalani. Enggak ada istilah mau cepat," kata Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kemenhub, Edi Nursalam. "Kita lihat posisi alat ini kan miring. Kalau bisa nanti kita luruskan supaya jangan ada korban-korban berikutnya. Kami minta juga pekerjaan ini tidak tertunda begitu lama karena banyak pekerjaan lain yang sedang kita garap."

Saat ini, penyelidikan mengenai penyebab jatuhnya crane masih belum selesai. Tim KNKT dan Puslabfor Polri sudah mengecek lokasi kejadian dan sedang mendalami kasus ini.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait