Takut Bangunan Ambruk, Korban Longsor Underpass Dievakuasi Secara Manual
Nasional

Tanah berat akibat hujan deras diyakini menjadi alasan petugas tidak sepenuhnya menggunakan alat berat saat evakuasi.

WowKeren - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta menyebabkan banjir dan longsor di beberapa titik. Longsor cukup parah juga terjadi di underpass Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin (5/2). Akibatnya, satu buah mobil yang mengangkut dua penumpang menjadi korbannya.

Korban longsor tersebut merupakan pegawai Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia, anak perusahaan PT Garuda Indonesia (persero. Korban selamat atas nama Mutmainah dan korban lainnya, Dyanti Dyah Ayu Putri dinyatakan meninggal usai berhasil dievakuasi dan dirujuk ke rumah sakit.

Saat kejadian, kondisi sedang hujan deras. Tanah longsor dan dinding underpass yang roboh langsung menimpa mobil korban. Sempat mendengar bunyi klakson dari mobil korban, petugas dan pengendara yang melintas langsung berupaya melakukan evakuasi.


Alat berat sudah disiapkan dan disiagakan pada saat kejadian. Akan tetapi, alat tersebut tidak bisa digunakan secara maksimal. Hal itu lantaran petugas takut penggunaan alat berat hanya akan memicu ambruknya bangunan underpass.

Akhirnya, petugas memutuskan untuk menggunakan cangkul secara manual dan alat berat sesekali. Proses evakuasi korban berlangsung sejak pukul 18:00 WIB hingga Selasa (6/2) pagi. Usai dievakuasi, kedua korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Korban bernama Dianti meninggal usai sempat dirujuk ke RS Mayapada. Sementara itu, korban bernama Mutmainah berhasil dilarikan ke RS Siloam dan saat ini keadaanya semakin membaik.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait