Sempat tak direstui orangtua, Lee Jeong Hoon dan Moa Aeim anggap anaknya ini merupakan sebuah anugerah terbesar.
- Silmi Amalia Fidareni
- Senin, 07 Mei 2018 - 08:58 WIB
WowKeren - Lee Jeong Hoon dan istrinya, Moa Aeim tengah berbahagia. Pasangan yang menikah pada Desember tahun 2017 yang lalu ini baru saja dikaruniai seorang anak perempuan. Netter pun mengaku sudah tidak sabar ingin segera melihat wajah bayi dari pasangan Korea-Indonesia ini.
Sebagai orangtua yang berbahagia, Lee dan Moa tentu saja sangat antusias untuk memberikan nama pada bayi perempuannya itu. Lewat unggahan Instagram Lee pada Sabtu (5/5) kemarin, pria berusia 31 tahun ini menyebutkan Hazel Amber Heaven Lee sebagai nama anaknya tersebut. Lee juga memanggil bayinya itu dengan nama Kimora.
Indah dan cukup unik, pasangan ini pun berbagi mengenai arti di balik nama anaknya itu. Berdasarkan keterangan Moa, nama Kimora berarti kuat dan berkarakter.
"Kimora artinya kuat, powerful, berkarakter," jelas Moa ditemui di RSIA Brawaijaya, Jakarta Selatan, pada Minggu (6/5). "Setelah dipikir ia juga, anak ini kita perjuangkan pernah sakit, disebut keguguran, aku jatuh dan banyaklah kejadian yang bikin Moa dan Lee ini bayi kuat banget."
Sementara itu, nama Hazel dipilih lantaran sudah menjadi impian Moa untuk menyematkan nama tersebut pada anaknya. Artinya pun tak kalah menyentuh, yakni benih dari Tuhan. Moa berharap, anak perempuannya ini kelak bisa berbakti pada orangtua dan juga Tuhan.
"Moa penginnya Hazel," sambung Moa. "Artinya benih dari Tuhan. Penginnya anak ini berbakti kepada orangtua, taat kepada Tuhan."
Sementara itu, kata Amber berarti elegan. Moa menyematkan nama tersebut dengan harapan bahwa anak perempuannya ini bisa tumbuh menjadi putri yang elegan. Sedangkan kata Lee diambil dari nama ayahnya.
"Amber adalah kata-kata yang elegan. Jadi putri yang elegan," lanjut Moa. "Kalau Lee nama bapaknya."
Mantan istri Irwan Chandra ini juga sempat mengatakan bahwa anaknya yang baru saja lahir ini merupakan sebuah anugerah besar. Apalagi, pernikahan mereka sempat tidak mendapatkan restu dari orangtua. "Mendapatkan anak ini susah, bukan susah hamil, tapi awalnya kita kan enggak disetujui orangtua," pungkas Moa.
(wk/silm)