Netter dibuat heran ketika Seolhyun tuai kritikan karena menjadi dirinya sendiri di media sosial.
- Selasa, 22 Mei 2018 - 10:06 WIB
WowKeren - Seolhyun baru-baru ini jadi sorotan netter karena aktivitasnya di media sosial. Member AOA ini terlihat menyukai postingan Suzy mengenai petisi untuk mendukung korban pelecehan seksual.
Bukan hanya itu saja, Seolhyun ternyata unfollow sejumlah rekan selebritinya di Instagram seperti Yoo Ah In, Yoo Byung Jae, IU dan selebriti lainnya. Aktivitas yang ditunjukkan Seolhyun ini ternyata membuatnya tuai kritikan.
Banyak pria Korea Selatan membuat petisi tandingan memberi ancaman pembunuhan ketika Suzy dan Seolhyun mendukung korban pelecehan seksual. Hal ini membuat netter heran dan kasihan karena Seolhyun hanya menunjukkan jati dirinya di media sosial.
"Apa salahnya sih mungkin dia mengatur daftar followingnya? Mungkin di unfollow karena dia tak peduli postingan mereka. Memangnya tidak boleh?" kata netter heran. "Kenapa laki-laki juga pada sensitif.. Mereka tak membiarkan idol berbuat seenaknya ckck," seru netter.
"Aku kasihan pada idol belakangan ini. Di tahap ini, mereka bahkan tak bisa bicara apapun karena bakal diserang," tambah netter. "Aku masih heran kenapa jadi feminis itu kontroversial," ujar yang lain.
Para netter pun mendukung Seolhyun agar tak berkecil hati dan selalu menyuarakan pendapatnya sendiir. "Uri Seolhyun, lakukan apapun yang ingin kau lakukan! Kami akan selalu mendukungmu," bela netter. "Seohyun yang terbaik," imbuh lainnya.
Kasus mengenai pelecehan seksual yang dialami Youtuber Yang Yewon sendiri masih belum selesai hingga saat ini. Bahkan studio yang disebutkan dalam pengakuan Yewon justru bakal menggugat Suzy.
Pihak studio mengatakan setelah Suzy bersuara mengenai petisi tersebut, studio mengalami kerugian. Hingga mereka pun berencana untuk mengunggat Suzy karena pencemaran nama baik.
Sementara itu Seolhyun belakangan ini disibukkan dengan persiapan comeback terbaru. Comeback terbaru ini merupakan perdana AOA tanpa Choa AOA yang telah memilih hengkang tahun 2017 lalu.
(wk/alif)