Syahrini mengingatkan agar warganet tidak sembarangan mengomentari dirinya.
- Rabu, 04 Juli 2018 - 19:42 WIB
WowKeren - Penyanyi Syahrini mengaku sering mendapat beragam komentar jahat dari warganet yang tertuju padanya. Akan tetapi, pelantun "Wanita Lain" ini selalu punya cara tersendiri untuk menghadapinya. Ya, Syahrini terbiasa untuk diam dan bahkan tidak peduli.
"Dari dulu kan jawabanku sama, hempas syantik enggak peduli lagi mengenai itu karena kerjaanku kan banyak bertubi-tubi. Aku enggak ada waktu untuk membaca," kata Syahrini ketika ditemui WowKeren di Gedung Trans TV, Jakarta Selatan pada Rabu (4/7). "Sekali posting, komentar 10 ribu bagaimana aku bacanya," imbuh Syahrini.
Syahrini mengaku tidak punya waktu untuk mengurusi komentar warganet di media sosial. "Masa aku harus komen block block, oh haduh enggak ada kerjaan. Berarti itu seniman dan artis yang kurang kerjaan. Ya kalau kerjaannya banyak harus terbanglah ke sana ke mari boro-boro terserah orang mau bicara apa," tuturnya.
Tak membaca bukan berarti Syahrini membiarkan begitu saja. Penyanyi kelahiran Bogor ini mengingatkan bila kini penggunaan di media sosial sudah diatur dalam UU ITE. "Tapi, kalau aku melihat komentar yang page depan nih misalkan terlalu kasar sekarang sudah ada Undang-undangnya," sebutnya.
Syahrini melalui adik sekaligus manajernya, Aisyahrani, juga tetap memantau bila komentar warganet sudah terlewat batas. Yang mengejutkan, Syahrini mengakui telah memenjarakan dua orang karena komentar negatif.
"Semua dikliping tuh sama Rani, di-capture. Enggak tahu aja mereka, ini ada dua orang yang sudah masuk penjara karena berkomentar," ujar Syahrini. "Tapi, aku enggak mau publikasikan, kasihan karena ternyata orang sudah, di daerah, yang tidak benar-benar, hanya mungkin hidupnya barangkali untuk komentari hal-hal buruk."
Syahrini pun berpesan kepada para warganet yang selalu berkomentar jahat terhadapnyan untuk berhati-hati. "Nah, ini sebagai contoh. Jadi, jangan sampai Rani capture, nanti Anda masuk penjara," tandas Syahrini dengan gaya manjanya.
(wk/vent)