Menurut Endang Face Reader, Sophia dan Tio sebenarnya punya chemistry yang kuat namun tetap harus menyingkirkan tembok tebal yang membatasi hubungan mereka.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 26 Juli 2018 - 11:13 WIB
WowKeren - Sophia Latjuba sudah mengakhiri kisah cintanya dengan Ariel NOAH. Ia kini tak cuma diisukan pacaran dengan pengusaha Tio Setioso tetapi juga dirumorkan dekat dengan presenter Fadi Iskandar.
Namun menurut Endang Face Reader, hubungan Sophia dan Fadi cuma sebagai teman. Sedangkan soal Tio, Endang menilai ada tembok yang membatasi hubungan sang pengusaha dengan Sophia.
"Kedekatan dengan Fadi sebagai sahabat, teman ngobrol, tapi karena kedekatan lawan jenis, jadi dijodoh-jodohin, padahal cuma dekat sebagai sahabat," ujar Endang saat tampil di acara infotainment "Obsesi". "Kalau yang Tio ada kedekatan, tapi masih ada tembok tebal untuk mereka betul-betul bersatu. Butuh proses yang panjang untuk Sophia bisa betul-betul cocok. Ada chemistry benarnya, yang kalau Tio mau bisa ditelateni, apa yang bisa membuat hatinya Sophia luluh. Bisa menggempur tembok tebal itu."
Endang juga memprediksi kalau Sophia sebenarnya belum move on dari bayang-bayang Ariel. Maklum saja, keduanya pacaran cukup serius dan sempat dikabarkan akan menikah.
"Bayang-bayang Ariel cukup kuat lho," kata Endang. "Dan sudah mengenal satu sama lain, kurang dan lebihnya. Sudah menggerus perasaan dia cukup dalam. Butuh waktu. Hati dan pikiran dia banyak melekat kenangan-kenangan (tentang Ariel)."
Endang menilai kalau Sophia kini lebih berhati-hati soal asmara. Ia tak mau mengumbar kisah cintanya jika memang belum pasti.
"Sophia sudah banyak belajar dari kejadian kemarin. Susah senangnya kan tereksploitasi habis-habisan. Dia pikir kalau belum pasti, kenapa harus diungkap. Kalaupun sekarang ada, tapi kan prosesnya masih berjalan," ujar Endang. "Kalau sampai tercium sama media, ini akan jadi pemberitaan yang gak ada putusnya. Karena berita Sophia sangat menarik. Kepo banget, siapa sih setelah Ariel. Tapi dia lebih memilih merahasiakan."
(wk/riaw)