Erick Thohir Minta Sandiaga Uno Bedakan Sinetron dengan Pemilu, Gerindra Ingatkan Janji Jokowi
Instagram/erickthohir
Nasional

Tak terima Sandiaga Uno disebut bersandiwara, kubu Prabowo-Sandi ingatkan Jokowi tentang sinetron 'Janji-Janji Tinggal Janji'.

WowKeren - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo alias Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir sempat menyindir cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno. Erick meminta agar Sandiaga membedakan antara pemilu dan sinetron.

Hal ini terkait dengan kunjungan Sandiaga Uno yang "ditolak" di Sumatera Utara belum lama ini. Peristiwa yang diunggah ke media sosial tersebut memunculkan perdebatan karena diduga hanyalah sandiwara belaka. Menurut Erick, Sandiaga belum bisa memosisikan diri untuk menghadapi pemilihan umum.


Merespons hal tersebut, pihak Gerindra sepakat bahwa pemilu dan sinetron memang harus dibedakan. Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade juga mengingatkan kubu Jokowi akan janji-janji yang pernah dibuat saat Pemilihan Presiden 2014 lalu.

“Ya pemilu dan sinetron itu harus dibedakan, kami sepakat. Cara membedakannya apa?” kata Andre dilansir detik pada Jumat (14/12). “Tanya ke Pak Jokowi soal sinetron 'Ditunggu Janjimu Pak Jokowi'.”

Tuduhan sandiwara yang dilayangkan kepada Sandiaga dianggap sangat kurang tepat. Sebab menurut Andre, justru Sandiaga tidak banyak mengobral janji-janji untuk memenangkan suara rakyat selama masa kampanye.

Hal ini berkebalikan dengan kubu sebelah. Andre menyebut saat kampanye Pilpres 2014, justru Jokowi lah yang banyak melontarkan janji-janji. Namun, realita yang terjadi di lapangan justru berkebalikan.

Andre menyinggung janji Jokowi untuk tidak berutang ke luar negeri yang nyatanya, utang Indonesia justru masih menumpuk. Tak hanya itu, saat Pilpres 2014 lalu Jokowi juga sempat mengumbar janji untuk tidak menaikkan tarif dasar listrik. Ternyata hal ini juga berseberangan dengan fakta di lapangan.

"Sekarang tanyain dong ke Pak Jokowi, mana janji-janji Pak Jokowi,” ujar Andre. “Pertama tidak berutang ke luar negeri ternyata utangnya banyak, tidak naikin tarif daftar listrik ternyata naikin.”

Tak puas, Andre menjabarkan janji-janji Jokowi lainnya termasuk soal impor bahan kebutuhan pokok yang masih terus dilakukan pemerintah hingga saat ini. Ia menamai fenomena tersebut “Janji-Janji Tinggal Janji”.

“Tidak impor bahan kebutuhan pokok ternyata impor,” tambah Andre. “Sinetron judulnya 'Janji-Janji Tinggal Janji'".

You can share this post!

Related Posts