Diduga polemik yang terjadi di internal PAN merupakan upaya oknum tertentu untuk memecah belah partai tersebut.
- Wahyu
- Jumat, 28 Desember 2018 - 16:26 WIB
WowKeren - Belum lama ini, petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) melayangkan surat terbuka yang meminta agar Amien Rais mengundurkan diri dari jabatannya saat ini. Tak hanya itu, Bendahara Umum PAN, Nasrullah, juga mengundurkan diri. Adapaun alasan Nasrullah mundur adalah karena tidak lagi sejalan dengan manajemen partai.
Perbedaan pendapat di dalam tubuh PAN semakin terlihat dengan adanya anggota partai yang membelot mendukung kubu Joko Widodo alias Jokowi di beberapa daerah. Padahal, sejak awal PAN telah mendeklarasikan akan mendukung pemenangan pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Namun sebetulnya, sebelum adanya deklarasi PAN untuk mendukung pemenangan Prabowo-Sandi, sudah ada beberapa caleg yang kurang sependapat. Mereka enggan diminta berkampanye secara terang-terangan mendukung paslon nomor urut 02. Dari sinilah isu perpecahan mulai muncul.
Beberapa waktu lalu, sejumlah pengurus PAN yang ada di Sumsel dan Kalsel mendeklarasikan secara terang-terangan atas dukungan mereka terhadap Jokowi. Para pengurus ini menilai bahwa hasil kinerja Jokowi selama ini memang cukup baik. Mereka enggan terpuruk dalam Pilpres yang akan digelar 2019 mendatang.
Waketum PAN, Viva Yoga Mauladi, membantah adanya anggapan bahwa sedang terjadi perpecahan di tubuh PAN. Ia menegaskan bahwa anggota PAN di Sumsel yang membelot ke Jokowi bukanlah pengurus PAN. Ia menuturkan PAN masih tetap partai yang solid.
“Tidak ada (perpecahan). Kalau soal dukungan (ke Jokowi) di Sumsel itu kan oknum, bukan pengurus,” bantah Viva dilansir detikcom Jumat (28/12). “Ini kan makanya ada kok, rasanya PAN dikerjai dan dianiaya? Tapi di internal solid dari DPP PAN hingga ke bawah.”
“Menyikapi surat terbuka yang meminta pengunduran diri Amien, Viva mengatakan bahwa mereka yang bertanda tangan di situ (Goenawan Mohamad cs) memiliki pandangan yang berbeda terkait Pilpres 2019. Mereka adalah orang yang memang pro Jokowi-Ma’ruf.
“Kan ada kecenderungan yang tanda tangan itu pro-Jokowi semua itu,” tambah Viva. “Yang tanda tangan itu rasanya punya kecenderungan pilihan politiknya di pemilu berbeda dengan Pak Amien.”
Tanggapan yang sama juga dilontarkan oleh Wasekjen PAN, Saleh Partaonan Daulay. Ia menuturkan bahwa PAN baik-baik saja. Justru, ia curiga jika ada oknum yang sengaja memecah belah PAN melalui isu-isu negatif.
(wk/wahy)