Banggakan Prestasi Joko Widodo, Ma'ruf Amin Sebut Tak ada Presiden Bisa Bangun Trans Jawa
Nasional

Jokowi menargetkan penambahan ruas jalan tol sepanjang seribu kilometer selama lima tahun pemerintahannya.

WowKeren - Selama lebih dari empat tahun memimpin Indonesia, Presiden Joko Widodo alias Jokowi aktif membangun infrastruktur. Salah satunya pembangunan ruas tol yang menghubungkan daerah-daerah di sepanjang Pulau Jawa.

Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menilai bahwa Jokowi telah banyak berkontribusi untuk pembangunan bangsa. Tol Trans Jawa merupakan satu dari sekian banyak sarana dan prasarana yang telah dibangun oleh Jokowi.


Atas alasan itulah Ma'ruf bersedia bergabung dengan Jokowi untuk Pilpres 2019. Hal tersebut diungkapkan secara langsung oleh Ma'ruf dalam sambutan di acara bertajuk "Ngawi Bersholawat" di Jawa Timur.

"Saya mau diajak beliau karena beliau sudah banyak berbuat, akan banyak berbuat untuk kepentingan bangsa dan negara," kata Ma'ruf di Ngawi, Senin (21/1). "Beliau sudah banyak bangun prasarana dan sarana, membangun jalan tol dari Merak, Banten, sampai Pasuruan nyambung."

Tol Trans Jawa telah diresmikan oleh Jokowi Desember lalu. Ma'ruf menilai bahwa selama ini belum ada presiden yang mampu mencetak prestasi seperti Jokowi dalam membangun tol sepanjang seribu kilometer tersebut. Oleh sebab itu, ia heran jika ada pihak-pihak yang mengatakan bahwa pembangunan tersebut tidak pernah ada.

"Tidak ada presiden yang bisa bangun Trans Jawa, Trans Sumatera, Trans Kalimantan, Trans Sulawesi, sampai Trans Papua yang dulu tidak pernah disentuh," lanjut Ma'ruf. "Tapi ada yang bilang itu nggak ada."

Ma'ruf lantas menyebut pihak-pihak yang tidak mau mengakui pembangunan tol tersebut sedang tidur. Ia meminta agar pihak-pihak itu mau membuka mata akan prestasi Jokowi.

"Tapi ada yang bilang, itu nggak ada. Sudah jelas kayak begitu, berarti ente tidur," kata Ma'ruf. "Bangun, jangan tidur, supaya bisa melihat prestasi yang dilakukan Pak Jokowi."

Pembangunan Tol Trans Jawa memang sudah menjadi agenda pembangunan infrastruktur yang dicanangkan. Dalam lima tahun masa pemerintahan, Jokowi menargetkan adanya penambahan ruas tol sepanjang seribu kilometer.

Sayangnya, belum lama setelah diresmikan sudah ditemukan tanda-tanda kerusakan pada sebagian ruas jalan tol. Meski demikian, pihak pengembang atau pengusaha mengaku bahwa jalan tol masih aman-aman saja untuk dilewati.

You can share this post!

Related Posts
Loading...