Rina diduga menyentil netizen yang melarang selebriti pamer foto mesra dengan kekasih atau menyebar isu negatif terkait percintaan.
- Ria Susilo Wardhani
- Kamis, 07 Maret 2019 - 14:12 WIB
WowKeren - Belakangan Syahrini dikecam karena menikah dengan Reino Barack. Netter curiga kalau Syahrini merebut Reino dari Luna Maya.
Dugaan tersebut muncul lantaran Syahrini jauh-jauh hari sudah mengisyaratkan soal rencana pernikahannya dan Reino. Nikita Mirzani bahkan mengisyaratkan kalau Syahrini dan Reino dekat sejak Juni 2018, bahkan sebelum putus dengan Luna.
Karena maraknya pemberitaan Syahrini sebagai pelakor, Rina Nose jadi gerah. Rina yang juga dibully karena pamer foto bersama kekasihnya, Josscy, merasa netizen terlalu menghakimi kehidupan para artis.
"Akhir-akhir ini lagi ngetrend yang namanya pelakor, pebinor, temen makan temen, tikung menikung, atau istilah lainnya yang muncul sebagai ide kreatifitas penyematan gelar bagi orang-orang yang dianggap berselingkuh atau merebut pasangan orang," kata Rina. "Entah siapa yang pertama kali mempopulerkan istilah-istilah itu, tapi sejak ngetrend istilah-istilah itu, mendadak banyak orang yang menyamaratakan hubungan asmara setiap pasangan dan juga hubungan pertemanan. Dan mulai melarang selebriti memposting foto kebersamaan dengan pasangan. Atau meminta selebriti bersikap seperti selebriti lain yang mereka sukai."
Rina meminta netizen tak berlebihan menyikapi kisah cinta selebriti yang kandas di tengah jalan. Menurut Rina, kondisi itu lumrah dan bisa dialami siapa saja.
"Kawan, apa kita lupa atau tidak menyadari bahwa perselingkuhan dan kegagalan hubungan asmara itu sudah terjadi sejak berabad-abad silam? Kisah asmara setiap orang saja sudah berbeda jauh sebelum adanya sosial media. Jadi, ada atau tidak adanya sosial media, perselingkuhan dan kegagalan hubungan asmara bisa terjadi pada siapapun, kapanpun dalam peristiwa apapun. Bahkan penjelasan ilmiah tentang hal ini sudah lama diungkap di berbagai media dan berbagai negara oleh para peneliti dan ahlinya. (Cari sendiri sumbernya di google) apa saja faktor penyebab perselingkuhan? Siapa saja yang mungkin melakukan nya? Berapa persentase nya? Bagaimana cara menanganinya," kata Rina. "Seandainya kita sudi meluangkan waktu sedikit saja untuk mempelajari tentang berbagai karakter manusia. Apa saja yang mempengaruhi pola pikir seseorang serta tindakannya? Mungkin hal itu bisa mengurangi kebiasaan “menghakimi” dan “menyamaratakan” karakter setiap orang, serta mulai menyelesaikan permasalahan dengan sikap-sikap yang bisa dipertanggungjawabkan oleh masing-masing individu. Mungkin juga video-video viral tentang kekerasan psikis, mempermalukan seseorang di depan umum kemudian menyebarkannya, penganiayaan fisik, opini-opini negatif yang cenderung kasar dan tidak manusiawi terhadap orang yang dianggap “merebut pasangan orang”, atau dianggap tidak sesuai dengan yang mereka inginkan, itu tidak akan menjadi kebiasaan yang dianggap lumrah.."
Postingan bijak Rina ini menuai dukungan netizen. Rina dipuji bijak atas postingannya tersebut.
"Love ur perspective teteh rina. Agree with ur thought, easily to judge but difficult to accept in whatever the condition. We have to learn about acceptance without judging. And try to see in all perspective. Open minded and see what is the positive things first. Anw Allah bless u always and give the best in ur life. Amin," kata netter. "Betul kak rina, dari dulu memang sudah ada selingkuh atau temen makan temen, sebernarnya semua itu tergantung pd bagaimana mereka menghargai hubungan yg mereka jalani kak, saling percaya dan seberapa besar mereka mencoba berjuang untuk hubungan mereka, jika cintanya lebih besar kepada pasangan dan saling mengerti tidak akan melirik orang lain, semua tergantung pd pribadi masing2," kata yang lainnya.
(wk/riaw)