Prabowo sempat naik ke panggung dan berbincang dengan Nissa saat hendak memberikan kuliah di UKRI.
- Zodiak Yanuarita
- Sabtu, 09 Maret 2019 - 10:12 WIB
WowKeren - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menolak ajakan bernyanyi selawat dengan Nissa Sabyan pada Jumat (8/3). Hal itu dilakukan Prabowo saat hendak mengisi kuliah di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Bandung. Prabowo menyempatkan diri untuk naik ke panggung dan berbincang dengan Nissa.
Saat Capres 02 itu diteriaki oleh para penonton untuk berduet dengan Nissa menyanyikan selawat, Prabowo menolaknya. Menurutnya, ia tidak memiliki suara seindah Nissa sehingga kurang percaya diri.
"Mungkin Anda lebih senang dengerin Nisa," kata Prabowo di Bandung, Jumat (8/3). "Karena aku harus kasih ceramah di dalam, suara aku jelek."
Dalam kesempatan itu, Prabowo tak lupa menyampaikan rasa terima kasih karena sudah diundang oleh pihak kampus untuk memberikan kuliah. "Jadi terima kasih semua sambut saya untuk siang ini, terima kasih UKRI undang saya," imbuh Prabowo.
Prabowo juga sempat berjoget dan disambut tawa oleh para penonton. Ia menolak untuk berpose dua jari sebab menurutnya ada mata-mata yang mengawasinya. "Kalau enggak salah, enggak boleh gini, gini yah (pose dua jari) yang penting di dalam hati saja," ujar Prabowo.
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno meminta agar penolakan Prabowo untuk menyanyikan selawat tak dibesar-besarkan. Juru Bicara BPN Andre Rosiade mengatakan bahwa alasan Prabowo menolak permintaan tersebut karena memang merasa tidak cocok.
"Jadi alasan Pak Prabowo menolak bernyanyi karena beliau merasa tidak cocok lah nyanyi," kata Andre dilansir dari Detik, Sabtu (9/3). "Jadi nggak perlu dibesar-besarkan."
Meski menolak berduet bersama Nissa, Andre mengatakan bahwa Prabowo cukup menikmati momen kampanyenya bersama penyanyi itu. Ia bersyukur bahwa milenial seperti Nissa mau memberikan dukungan untuk Prabowo.
"Tapi yang jelas Pak Prabowo menikmati berkampanye dengan Nissa Sabyan," imbuh Andre. "Tentu kita bersyukur, alhamdulillah milenial seperti Nissa Sabyan dan grupnya itu alhamdulillah mau menjadi Pak Prabowo."
Bagi Andre, dukungan tersebut sangatlah penting. Sebab, Nissa sendiri sudah cukup populer dan memiliki banyak pengikut.
"Saya sebagai tim sukses Pak Prabowo merasa bersyukur," tutur Andre. "Bahwa milenial seperti Nissa Sabyan yang memiliki pendukung banyak, follower banyak mau mendukung Pak Prabowo."
(wk/zodi)