Ucap Selamat Buat Jokowi-Ma'ruf, Arie Untung Kena Tegur Kubu Prabowo Hingga Hapus Foto Quick Count?
Selebriti

Arie Untung yang sempat mengomentari hasil Quick Count dimana kubu Jokowi lebih unggul dari Prabowo itu akhirnya menghapus postingan dan meminta maaf karena terburu-buru menyimpulkan.

WowKeren - Arie Untung yang dikenal sebagai pendukung Capres Prabowo Subianto dan Cawpres Sandiaga Uno sempat mengejutkan publik. Arie mendadak pamer postingan ucapan selamat untuk Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Arie mengunggah postingan hasil Quick Count Jokowi dan Ma'ruf Amin yang unggul dengan persentase 55,60 persen. Sementara Prabowo dan Sandiaga Uno meraih 44,40 persen.


Arie memajang hasil tersebut dan mengisyaratkan siap berbesar hati jika memang Jokowi dan Ma'ruf Amin menang. Ia juga mengajak rekan-rekannya untuk menghormati keputusan yang ada.

Arie Untung

Instagram

"Hasil sementara. Jika bertahan sampai akhir Selamat pak @jokowi @khmarufamin_ Semoga amanah. Insya Allah. Temen2 02 bisa menerima dng baik kalau Qadarullah demikian. Saatnya bersatu lagi," kata Arie.

Namun Arie buru-buru menghapus postingan tersebut. Ia meminta maaf dan menjelaskan penyebabnya. Arie diduga mendapat "teguran" karena terburu-buru mengucapkan selamat buat Jokowi dan Ma'ruf.

"Maaf ya temen2 aku diminta utk menahan diri jangan mendahului hasil," kata suami Fenita Arie itu. "Ucapan selamatnya tetep akan dikirim kepada siapapun yg menang, Post QC aku turunin dulu yah."

Sejumlah pendukung Prabowo ikut menuliskan komentar di postingan Arie. Mereka meminta Arie tetap optimis dan mendoakan Prabowo-Sandi bisa terpilih di Pemilu tahun ini.

"Bnr belum final krn dimn mn Prabowo menang telak bahkan ditmpt sy pun Prabowo menang smoga hasilnya sesuai yg dilapangan aamiin allahumma aamiin," kata netter. "Mudaah mudaan ada keajaiban ya alloh .02 semagat ya alloh yakin menag," seru netizen. "Percaya diri aja bang, InsyaAllah Prabowo menang," tutur netter.

Sebelumnya, Arie mengaku mengikuti jejak gurunya, Ustadz Abdul Somad yang mendukung Prabowo. "Alhamdulillah, jelas sekali pernyataan beliau di TV One barusan. Sebenernya aku udah bocorin di 21 postingan yang lalu. Tapi pernyataan beliau jauh lebih kena di hati. Mungkin banyak yang punya referensi sebab pertimbangan dan pilihan yang berbeda, ada yang ngikut temen, atasan, bos, pacar atau kelompoknya. Bebas aja. Namanya juga demokrasi. Kami manut guru aja deh. Pesan beliau jangan fanatik sama sosoknya, tapi apa gagasan yang dibawanya," kata Arie.

You can share this post!

Related Posts
Loading...