Cornelia Agatha memutuskan untuk vakum dari dunia hiburan usai membintangi film 'Si Doel The Movie 2' dan ingin melanjutkan misi dengan memanfaatkan gelar sarjana hukumnya.
- Intan Novela Setya Monikasari
- Jumat, 03 Mei 2019 - 15:27 WIB
WowKeren - Artis peran Cornelia Agatha berencana akan meninggalkan dunia hiburan yang telah membesarkan namanya. Wanita yang akrab dipanggil Lia ini ternyata memiliki alasan khusus dengan rencananya tersebut.
Nama Lia begitu melejit ketika berperan sebagai Sarah di sinetron tahun 1990-an hingga 2000-an yang berjudul "Si Doel Anak Sekolahan". Namun sosoknya sempat meredup ketika menikah pada tahun 2006 silam dan memutuskan untuk mengurus para buah hatinya.
Lia kembali menjadi sorotan dan naik daun berkat aktingnya di film "Si Doel The Movie" tahun 2018 lalu. Untuk diketahui, film tersebut menyuguhkan cerita lanjutan dari kisah cinta antara Sarah, Doel (Rano Karno) dan Zaenab (Maudy Koesnaedi).
Meski telah kembali berakting setelah bertahun-tahun vakum, sayangnya Lia tak memiliki niat melanjutkan kariernya untuk terjun ke sinetron. Menurut kacamata wanita berusia 46 tahun ini, dunia pesinetronan Indonesia telah berbeda antara dulu dan sekarang.
"Aduh, enggak deh, sinetron. Stripping, soalnya. Kalau dulu, enggak stripping, jadi lebih detail," ucap Lia, ditemui di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (2/5). "Saya lihat, kualitas lebih terasa sinetron dulu, kayak 'Keluarga Cemara'."
Lia juga menuturkan, usai membintangi "Si Doel The Movie 2" yang bakal tayang di bioskop pada 4 Juni mendatang, dirinya memutuskan untuk vakum dari industri hiburan. Lalu karier apa yang akan dilanjutkan oleh ibu dari sepasang anak kembar ini?
Memiliki gelar hukum dan belum lama ini telah lulus Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Lia memiliki keinginan untuk membangun lembaga perlindungan anak. Hal itu tentu tidak lepas dari pengamatannya yang menyebut saat ini marak kasus kekerasan anak.
"Sudah lama memang, saya mengamati kasus kekerasan anak, ingin berbuat sesuatu, ingin mencegah," pungkas Lia. "Paling tidak, bisa mengurangi."
(wk/inta)