Ke-25 bukti tersebut telah diterima oleh Majelis Hakim dalam persidangan di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat (29/5), dan Tsania Marwa berharap bisa memenangkan tuntutannya.
- Dian
- Rabu, 29 Mei 2019 - 20:14 WIB
WowKeren - Perjuangan Tsania Marwa untuk mendapatkan hak asuh anaknya dari Atalarik Syah tetap bergulir. Rabu, 29 Mei sidang terbaru gugatan hak asuh anak yang diajukan Tsania Marwa di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat kembali digelar dengan agenda sidang memasuki penyerahan bukti dari pihak penggugat.
Dalam sidang itu Tsania Marwa tidak setengah-setengah berjuang. Dia langsung membawa 25 bukti diantaranya video yang sudah diserahkan ke majelis hakim untuk menjadi pertimbangan atas gugatannya. Bukti-bukti yang diserahkan itu berisikan kemampuannya untuk merawat dan membesarkan kedua buah hatinya secara layak. Namun semuanya lebih berpusat kepada masalah anaknya.
"Alhamdulillah hari ini kita sidangnya agenda pembuktian dari penggugat, dari saya. Tadi saya sudah mengajukan ada 25 bukti. Ada yang tertulis dan video, alhamdulilah tadi sudah diterima oleh hakim," ujar Tsania Marwa. "Buktinya yang pasti kita fokus ke masalah anak, terus ke masalah pribadi aku juga yang memang bisa menguatkan kalau aku masih insya Allah mampu secara fisik dan mental untuk menjadi ibu yang mengasuh anaknya,” tambah Tsania Marwa.
Artis cantik ini mengaku lega karena satu persatu bukti akhirnya bisa diterima majelis hakim. Semua bukti tersebut dikumpulkannya dalam waktu yang tidak singkat, yakni 2 tahun lalu.
"Pastinya lega, lega banget karena memang persiapannya enggak sebentar, nyiapin bukti-bukti itu. Lumayan banyak. Aku harus mengumpulkan dokumen-dokumen yang sudah (ada) dalam jangka dua tahun belakang," jelas Tsania Marwa.
Tsania Marwa dan Atalarik Syah telah resmi bercerai 2 tahun lalu dan kini sedang "bertarung" untuk memperebutkan hak asuh kedua anak mereka, yakni Aisyah Shabira dan Syarif Fajri. Menurut Atalarik, Tsania tidak memiliki kemampuan untuk mengurus anak. Oleh karena itu dia bersikeras memenangkan hak asuh anaknya.
"Sampai detik ini karena saya tidak punya nilai kepercayaan yang baik kepada dia, jadi tidak percaya (Tsania mengurus anak)" kata Atalarik Syah di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor (22/5). "Dan kami berdua adalah saksi hidup terhadap anak-anaknya. Terutama yang Maha Kuasa, bagaimana dia ngurus anak, ya pokoknya saya dan dia yang tahu," jelas Atalarik lagi.
(wk/dian)