Melalui bukti-bukti yang diserahkannya ke Majelis Hakim, Tsania Marwa sekaligus menegaskan jika dia tidak memiliki masalah kejiwaan seperti yang dituduhkan oleh Atalarik Syah.
- Dian
- Kamis, 30 Mei 2019 - 12:48 WIB
WowKeren - Perseteruan antara Tsania Marwa dan Atalarik Syah masih terus berjalan. Kini mereka sedang bersiteru demi memperjuangkan hak asuh kedua anak mereka, Aisyah Shabira dan Syarif Fajri. Rabu, 29 Mei lalu sidang kembali dilakukan dengan agenda pembuktian dari pihak penggugat, Tsania Marwa.
Artis cantik ini memberikan total 25 bukti yang bisa menunjukkan kelayakan mengasuh kedua anaknya serta membuktikan dirinya masih bekerja dan beraktivitas normal. Dalam bukti-bukti itu juga Tsania ingin menegaskan jika dia masih normal dan tidak memiliki masalah kejiwaan seperti yang dituduhkan oleh Atalarik Syah.
Demi menunjukkan kewarasannya, Tsania Marwa memberikan bukti-bukti tersebut dan berharap tudingan masalah kejiwaan itu terbantahkan. Kini bukti-bukti itu telah diterima oleh Majelis Hakim dan Tsania Marwa mengaku sangat lega.
"Tadi saya sudah mengajukan ada 25 bukti. Ada yang tertulis dan video. Lega banget karena memang persiapannya nggak sebentar, nyiapin bukti-bukti itu. Lumayan banyak. Aku harus mengumpulkan dokumen-dokumen yang sudah dalam jangka dua tahun belakang," kata Tsania Marwa di Pengadilan Agama Cibinong (29/5). "Buktinya yang pasti kita fokus ke masalah anak, terus ke masalah pribadi aku juga yang memang bisa menguatkan kalau aku masih insya Allah mampu secara fisik dan mental untuk menjadi ibu yang mengasuh anaknya."
"Tadi aku beri bukti-bukti kalau aku ini juga lulusan dari psikologi dan aku juga masih bekerja sampai sekarang, alhamdulillah. Karena kan dari pihak tergugat bilang saya ini tidak stabil secara emosi, saya ini ada masalah dengan kejiwaan," kata Tsania Marwa. "Jadi itu harus saya bantah dengan membuktikan kalau saya sebagai manusia masih bisa beraktivitas normal sehari-hari," pungkasnya.
Sebelumnya, Atalarik memang menuduh Tsania Marwa tidak mampu mengasuh kedua anaknya. Oleh karena itu dia bersikeras memenangkan hak asuh anaknya.
"Sampai detik ini karena saya tidak punya nilai kepercayaan yang baik kepada dia, jadi tidak percaya (Tsania mengurus anak)" kata Atalarik Syah di Pengadilan Agama Cibinong, Bogor (22/5). "Dan kami berdua adalah saksi hidup terhadap anak-anaknya. Terutama yang Maha Kuasa, bagaimana dia ngurus anak, ya pokoknya saya dan dia yang tahu," jelas Atalarik.
(wk/dian)