Anies Baswedan Buka Suara Soal Kondisi Waduk Pluit yang Jadi Sorotan Menteri Susi Pudjiastuti
Nasional

Waduk Pluit di Jakarta Utara merupakan pengendali utama banjir di Jakarta. Kondisi waduk tersebut menjadi sorotan karena terdapat banyak lumpur dan terlihat dangkal.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membantah kabar yang menyebut bahwa telah terjadi pendangkalan di Waduk Pluit, Jakarta Utara. Anies mengklaim bahwa saat ini waduk tersebut memang sedang dikosongkan. Akibatnya, endapan lumpur yang ada di dasar waduk menjadi terlihat hingga ke permukaan air.

Adapun proses pendangkalan ini sudah dikerjakan sejak April lalu. Untuk melancarkan proses pengerukan endapan yang ada di dasar waduk, maka pihaknya perlu mengurangi debit air dengan mengosongkannya.


"Sebenernya sesuatu yang dikerjakan sejak bulan April," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Rabu (12/6). "Karena ada proses pendangkalan sehingga sedimentasi dan dilakukan pengerukan, untuk pengerukan memang airnya harus berkurang."

Sehingga, ia perlu meluruskan adanya anggapan yang menyebut bahwa kondisi waduk yang dangkal disebabkan karena kurangnya perawatan. Justru pendangkalan tersebut dilakukan untuk merawatnya. "Air berkurang bukan karena enggak dirawat, justru mau dirawat dilakukan pendangkalan," tegas Anies.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sempat menyoroti endapan lumpur tebal yang ada di Waduk Pluit. Hal itu disinggung Susi saat mengunggah berita tentang kondisi Waduk Pluit lewat akun Twitter pada Senin (10/6).

Proses pengerukan dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. Kepala Seksi Pemeliharaan Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum mengatakan bahwa pihaknya sudah menerjunkan enam unit ekskavator amfibi untuk proses pengerukan tersebut. Rencananya, jumlah ini akan ditambah hingga 13 unit agar bisa selesai pada Oktober nanti.

"Kami sudah kerjakan (pengepokan) mulai akhir April," kata Ika dilansir dari Suara, Rabu (12/6). "Oktober ditargetkan sudah selesai. Sedimen pun (terlihat hanya) di muaranya, dekat pompa ke arah laut."

Waduk Pluit selama ini berfungsi sebagai pengendali utama banjir di Jakarta. Dengan luas 80 hektare, waduk ini mampu menampung air dengan luas daerah hingga 2.400 hektare.

You can share this post!

Related Posts
Loading...