Tanggapan Bos Marvel Kevin Feige Soal Kritik Martin Scorsese Pada Film-Film MCU
Film

Belum lama ini sutradara 'The Wolf of Wall Street', Martin Scorsese, memang menjadi buah bibir lantaran tak segan melayangkan kritik tajam pada film-film besutan Marvel Studios.

WowKeren - Belakangan ini tampaknya sejumlah sutradara kondang di kancah perfilman dunia beramai-ramai memberikan kritik tajam pada karya-karya Marvel Studios. Tak cuma sutradara "The Wolf of Wall Street" Martin Scorsese, sineas Francis Ford Coppola yang berada di belakang film gemilang "The Godfather" pun juga ikut menyerang Marvel.

Menanggapi hal ini, sejumlah sineas maupun aktor dan aktris yang terlibat dalam film-film Marvel Cinematic Universe (MCU) pun tak segan memberikan komentar mereka. Sebagian besar mengaku kecewa lantaran tak seharusnya sutradara-sutradara kondang tersebut justru menghina karya film lainnya.

Kali ini rupanya giliran bos Marvel, Kevin Feige, yang buka suara. Dalam wawancara terbaru dengan The Hollywood Reporter, Kevin pun memberikan respons atas kritik tajam yang diberikan oleh Martin terhadap Marvel Studios.


"Aku pikir itu tidak benar," tutur Kevin. "Aku rasa sangat disayangkan. Aku rasa aku dan semua orang yang bekerja di film-film ini suka sinema, suka film, suka membuat film, suka menonton pengalaman bersama di sebuah bioskop yang penuh dengan penonton."

Respons ini muncul setelah Martin Scorsese tak segan mengkritik film-film besutan Marvel Studios dengan terang-terangan dalam sebuah wawancara. Sutradara kawakan tersebut mengaku tak mau menonton film-film Marvel karena menurutnya tak layak tayang di bioskop akibat tak memberikan pesan moral pada penonton.

Bukan cuma itu, ia juga menyebut bahwa film-film Marvel bukanlah sinema, dan lebih mirip disebut sebagai taman hiburan, sekalipun para aktor yang berperan di dalamnya telah berusaha keras.

"Aku tidak melihatnya (film Marvel). Aku mencoba, tapi itu bukan film bioskop. Jujur saja, hal yang bisa aku pikirkan tentang mereka (adalah), sebagus apapun film itu dibuat atau sekeras apapun usaha para aktor yang berperan di dalamnya, itu semua hanyalah taman hiburan. Itu bukan film bioskop di mana seseorang mencoba menyampaikan pengalaman emosional dan psikologis kepada orang lain," terang Martin kala itu.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts