Qory Supiandy akhirnya membuat video permintaan maaf lewat Instagram. Ia juga menjelaskan awal mula dirinya bisa mengenal Eza Gionino dan melakukan kerja sama jual beli ikan.
- Nur Khotimah
- Minggu, 17 November 2019 - 14:18 WIB
WowKeren - Eza Gionino baru-baru ini membuat publik heboh dengan mengaku telah menjadi korban penipuan. Eza mengatakan bahwa dirinya mengalami kerugian saat bekerja sama jual beli ikan dengan pria bernama Qory Supiandy. Tapi Qory dikatakan tidak mau bertanggung jawab atas kerugian ini dan justru mengancam keluarga Eza Gionino.
Eza jelas tak tinggal diam atas ancaman tersebut dan memutuskan untuk melaporkan Qory ke polisi. Namun Qory baru-baru ini menunjukkan iktikad baik dengan membuat video permintaan maaf di media sosial Instagram miliknya. Ia menjelaskan awal mula dirinya mengenal Eza Gionino dan bekerja sama jual beli ikan.
"Assalamualaikum warrah matullahi wabarakatuh, perkenalkan nama saya Qory Supiandy. Di sini saya mau mengklarifikasikan, untuk menceritakan dari awal, apa adanya tentang masalah yang sedang booming," kata Qory dalam video yang diunggah pada Sabtu (16/11). "Yaitu termasuk pencemaran nama baik saya, juga termasuk ketidaknyamanan dalam ancaman kekeluargaan dari Bang Eza Gionino, mohon maaf."
Qory menjelaskan bahwa awalnya ia meminta kepada salah satu teman untuk mengenalkan dirinya dengan seorang artis. Ia bermaksud ingin melakukan transaksi jual beli ikan dengan syarat dirinya harus diviralkan. Sayangnya, video klarifikasi Qory ini terpotong hanya sampai bagian dirinya ingin menjadi viral.
"Dari awal ceritanya begini. Pertama kali saya kenal sama teman saya yaitu orang Jakarta juga. Saya minta sama dia, 'Bang boleh enggak saya minta nomor satu artis, itu saya mau jual ikan ke dia dengan syarat saya kasih diskon, udah gitu tolong dia viralkan saya'," lanjut Qory sebelum video klarifikasi terpotong.
Sementara itu, Eza Gionino sudah melaporkan Qory Supiandy ke polisi pada Sabtu (16/11). Henry Indraguna selaku kuasa hukum Eza Gionino menjelaskan bahwa Qory telah mengirim permintaan maafnya. Tapi hal itu tidak membuat Eza berhenti memperkarakan kasus ini.
"Terus dia juga sudah saya voice record untuk permintaan maafnya, saya sampaikan ke Eza," ujar Henry Indraguna ditemui pada Sabtu (16/11). "Tapi proses hukum tetap harus berlanjut karena Eza harus minta perlindungan hukum."
(wk/nur2)