'Ngambek' Karena Digosipkan, Trump Batalkan Konferensi Pers Terakhir di Pertemuan NATO
Getty Images
Dunia

Sejumlah pemimpin negara 'terciduk' menggosipkan Presiden AS Donald Trump. 'Ngambek' karena dijadikan bahan gosip, Trump pun membatalkan konferensi pers terakhir pada Pertemuan Nato beberapa waktu lalu.

WowKeren - Sejumlah pemimpin Negara Barat "terciduk" tengah bergosip soal Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pemimpin Negara yang dimaksud adalah Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau, PM Inggris Boris Johnson, PM Belanda Mark Rutte, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Putri Inggris Anne.

Peristiwa tersebut diberitakan terjadi dalam resepsi KTT NATO di Istana Buckingham, London, Inggris pada Selasa (3/12) lalu. Ramainya video tersebut, lantas membuat Presiden Amerika Serikat tersebut "ngambek" dan melewatkan agenda konferensi pers terakhir dalam pertemuan NATO.

Hal ini disampaikan oleh Trump melalui Twitternya. "Ketika pertemuan ini berakhir, saya akan segera kembali ke Washington," ujarnya melalui akun resminya. "Saya tidak akan melakoni konferensi pers karena saya rasa, kami sudah cukup banyak melakukannya dalam dua hari terakhir."

Trump Ngambek

Twitter


Sebelumnya, dikutip AFP, Rabu (4/12), presiden 73 tahun itu terlibat dalam jumpa pers berdurasi panjang dengan awak media. Di mana ia menghabiskan waktu sekitar 53 menita untuk menjawab pertanyaan media dalam konferensi pers dengan Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg. Padahal, waktu yang disediakan hanyalah 20 menit.

Hal ini membuat sejumlah pemimpin dunia pun menggosipkannya. Namun, momen menggosipkan Trump tersebut rupanya tertangkap kamera dan videonya telah beredar di dunia maya lalu menjadi viral.

"Apakah karena itu engkau terlambat?" tanya Johnson kepada Macron begitu kamera menyoroti keempat pemimpin dunia itu. "Dia (Macron) terlambat karena harus melakoni konferensi pers selama 40 menit di lantai atas," kata PM Kanada Trudeau.

Diketahui, pada Selasa paginya Trump dan Macron menggelar sesi tanya jawab dengan media, di mana keduanya tidak sepakat soal strategi dan perdagangan NATO. "Oh ya, ya, ya. Dia mengumumkan..." ujar Trudeau kepada Macron. Bibirnya lalu terkatup sembari mendengarkan penjelasan Macron.

Sementara itu, Johnson menyanggah soal video yang telah beredar di media sosial tersebut sebagai "omong kosong". Sedangkan Trudeau dilansir Sky News berusaha mendinginkan situasi dengan berujar bahwa dirinya memiliki "hubungan baik" dengan Presiden AS tersebut.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait