Di antara masalah umum yang dialami para ibu saat masa menyusui adalah produksi ASI yang kurang lancar. Jika Anda mengalami hal ini, sebaiknya jangan panik dan lakukan saja delapan cara ini untuk mengatasinya.
- Eva Lestari
- Selasa, 17 Desember 2019 - 14:50 WIB
WowKeren - ASI (Air Susu Ibu) merupakan asupan yang sangat penting untuk diberikan pada bayi baru lahir. Karena kandungan gizi dan nutrisinya, bisa dibilang jika tidak ada asupan yang lebih baik untuk bayi selain ASI. Karena itulah setiap ibunya hendaknya memberikan ASI eksklusif pada bayinya minimal selama 6 bulan pertama setelah kelahiran.
Karena pentingnya ASI, pemerintah sampai mewajibkan para ibu untuk memberikan ASI eksklusif minimal selama 6 bulan. Peraturan ini tertuang dalam Pasal 6 Peraturan Pemerintah (PP) nomor 33/2012 tentang Pemberian ASI Eksklusif, yang ditetapkan pada 1 Maret 2012. Anjuran ini sendiri ditetapkan berdasarkan rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).
Namun beberapa ibu mengalami masalah di masa menyusui, yakni produksi ASI yang cenderung sedikit. Karena masalah ini ada banyak ibu yang menyerah dan memutuskan untuk memberikan susu formula pada bayinya.
Jika hal itu terjadi pada Anda, sebaiknya jangan khawatir dan panik terlebih dahulu. Masalah seperti ini umum terjadi pada ibu yang menyusui. Salah satu penyebabnya adalah karena faktor kelelahan. Karena itu, sebaiknya lakukan 8 cara ini untuk mengatasi produksi ASI yang kurang lancar.
(wk/eval)1. Perbanyak Istirahat Selama Masa Menyusui Agar Produksi ASI Selalu Lancar
Penting bagi para ibu yang sedang menyusui untuk beristirahat dengan cukup agar bisa menjaga kestabilan produksi ASI. Atur jadwal Anda sebaik mungkin agar bisa tidur ketika si kecil sedang tidur pulas. Manfaatkan waktu itu untuk beristirahat dengan maksimal karena jika si kecil bangun, Anda mungkin akan kesulitan untuk memperoleh istirahat.
Selain itu, hindari kegiatan yang terlalu berat karena bisa berdampak pada kurangnya volume ASI yang dihasilkan. Dengan istirahat yang cukup, tubuh akan tetap sehat dan produksi ASI bisa lancar. Jika Anda mulai merasa lelah, sebaiknya berbaringlah sejenak sebelum mulai menyusui lagi.
2. Atasi ASI Tidak Lancar dengan Menggunakan Pompa ASI
Saat ini ada banyak sekali ibu muda yang memanfaatkan alat pemompa ASI untuk memperbanyak air susu yang keluar. Memompa ASI juga jadi cara efektif agar kita bisa menyusui anak saat belum memiliki keterampilan yang cukup untuk menyusuinya secara langsung, terutama saat menggendongnya. Sebab kesalahan posisi saat menyusui bisa mengakibatkan ASI tidak keluar dengan lancar.
Di antara tujuan memompa ASI adalah untuk memberikan rangsangan dan simulasi pada payudara. Hal ini bisa memicu tubuh untuk memproduksi lebih banyak ASI. Selain itu, dengan memompa ASI ibu juga bisa memiliki simpanan ASI yang cukup untuk si kecil.
3. Ingin Produksi ASI Selalu Lancar di Masa Menyusui? Sebaiknya Kelola Stres dengan Baik
Di masa menyusui, sangat penting bagi bunda untuk menjaga tubuhnya agar selalu sehat dan sebisa mungkin menghindar dari penyakit, termasuk stres. Stres memang tidak berhubungan langsung dengan berkurangnya jumlah ASI yang dihasilkan, namun bisa menghambat proses keluarnya ASI itu sendiri.
Selain itu, sebaiknya bunda tidak mudah cemas saat ASI yang dikeluarkan sedikit jumlahnya. Lagi-lagi karena kesehatan fisik dan mental sangat diperlukan bagi ibu yang sedang menyusui. Karena selama ibunya sehat, ASI akan terus diproduksi dengan lancar dan si kecil bisa menikmati asupan yang penuh gizi tersebut.
4. Usahakan Untuk Menyusui Si Kecil Sesering Mungkin, Biar Produksi ASI Tetap Lancar
Jika bunda mengetahui jumlah produksi ASI berkurang, sebaiknya atur kembali dan ubah jadwal menyusui. Cobalah untuk menyusui si kecil lebih sering daripada ibu-ibu lainnya. Bayi yang sering menghisap bisa membantu stimulus pada payudara untuk memproduksi lebih banyak ASI.
Selain itu, intensitas yang meningkat juga akan membantu si kecil agar tetap terpenuhi kebutuhan ASI-nya. Disarankan juga agar bunda menuntun si kecil untuk menghabiskan ASI di satu payudara baru berpindah ke payudara di sisi yang lain.
5. Membuat Anak Tetap Terjaga dan Melakukan Kontak Langsung Dengannya Bisa Melancarkan Produksi ASI Loh
Di antara kesalahan yang paling sering dilakukan ketika menyusui adalah membiarkan anak tertidur saat sedang menyusui. Hal ini justru akan membuat anak tidak menghisap dan akhirnya mengalami kekurangan ASI. Karena itu, coba untuk membuatnya terbangun agar payudara ibu mendapatkan stimulus.
Selain itu, usahakan untuk selalu melakukan kontak langsung dengan anak jika ingin produksi ASI tetap lancar. Anak yang disusui dalam keadaan telanjang dan berkontak langsung dengan kulit ibu bisa menjadi cara untuk memperbanyak jumlah ASI yang keluar. Kontak fisik dan kedekatan emosi antara ibu dan anak bisa memerintah otak ibu untuk memproduksi lebih banyak ASI.
6. Kompres Payudara dengan Handuk Hangat dan Lakukan Perawatan Ini Agar Produksi ASI Bisa Lancar
Ketika Anda merasa payudara mulai keras, bayi akan kesulitan untuk menghisap air susu di dalamnya. Untuk mengatasinya, kompres payudara dengan menggunakan handuk hangat. Cara ini bisa membuat payudara menjadi lunak dan produksi ASI akan lancar.
Selain itu, penting bagi bunda untuk melakukan perawatan khusus pada payudara. Ketika memasuki trimester ketiga, sebaiknya bunda rajin membersihkan puting agar ASI yang keluar selalu lancar. Cara membersihkannya cukup dengan menggunakan baby oil sebelum mandi. Lakukan gerakan memilin-milin puting pada lipatan di ujungnya. Lakukan kegiatan ini secara rutin selama beberapa hari agar bayi bisa menghisap ASI dengan lancar.
7. ASI Tidak Lancar? Coba Atasi dengan Mengkonsumsi Pare
Ada beberapa makanan yang bisa membantu memperbanyak produksi ASI. Di antaranya adalah wortel, daun katuk, pepaya, bayam hingga havermout. Mengkonsumsi berbagai makanan itu bisa menjadi cara alami untuk meningkatkan produksi ASI daripada harus mengkonsumsi obat-obatan atau suplemen yang mengandung bahan kimia.
Namun jika ibu ingin meningkatkan produksi ASI dengan cepat, ada makanan lain yang sebaiknya dikonsumsi yakni pare. Rasanya memang pahit, tapi pare memiliki banyak manfaat yang luar biasa, termasuk untuk melancarkan produksi ASI. Anda bisa mengkonsumsinya setelah diolah menjadi jus atau dimakan saat masih mentah.
8. Sudah Mencoba Berbagai Cara di Atas Tapi ASI Masih Tidak Lancar? Segera Konsultasi dengan Dokter
Di antara faktor yang mempengaruhi jumlah ASI sedikit adalah hormon. Untuk itu, jika Anda telah mencoba berbagai cara di atas namun tak kunjung berhasil, sebaiknya jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Dengan begitu, Anda akan diperiksa dan dokter akan memberikan solusi untuk masalah ini.
Demikian delapan cara mengatasi ASI tidak lancar yang telah tim WowKeren rangkum untuk kalian. Simak juga artikel ini untuk mengetahui berbagai makanan sehat yang sebaiknya dikonsumsi di masa menyusui. Selain itu, Anda juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui berbagai tips liburan bareng anak biar berlangsung seru dan menyenangkan.