Panji baru-baru ini angkat bicara usai disalahkan atas meninggalnya sejumlah orang akibat gigitan ular kobra. Hal itu dia sampaikan dalam video di saluran YouTube-nya.
- Annisa Rahmaniyah Afifah
- Kamis, 30 Januari 2020 - 10:09 WIB
WowKeren - Nama Panji Petualang belakangan ini kembali viral usai berhasil menangkap ular berjenis King Cobra yang diberi nama Garaga. Ia pun kerap diundang ke sejumlah acara bersama ular-ular peliharaannya.
Selain itu, Panji membuat konten di saluran YouTube pribadinya. Konten Panji tentu saja berisikan interaksinya dengan sejumlah ular buas yang berbahaya.
Panji baru-baru ini angkat bicara usai disalahkan atas meninggalnya sejumlah orang akibat gigitan ular kobra. Hal itu dia sampaikan dalam video bertajuk "DI G1G1T ULAR | PANJI YANG DISALAHKAN??" di YouTube.
"Menurut beberapa pihak, anak yang terkena gigitan ular tersebut, itu karena meniru Panji dan Garaga. Di sini Panji mau klarifikasi mengenai masalah ini," kata Panji.
Panji melanjutkan bahwa yang membuat konten ular bukan cuma dirinya. Ia pun bersyukur karena salurannya termasuk yang digemari penonton.
"Konten kreator animal di Indonesia sangat banyak. Yang menangkap dan meriview bukan cuma Panji. Ada banyak sekali konten kreator serupa seperti Panji," tutur Panji. "Alhamdulillah channel saya yang paling banyak subscribers-nya jadi acuan."
Selain itu, Panji memberi pembelaan bahwa ia sudah memberikan peringatan bahwa kontennya berbahaya. Ia sudah menerapkan peringatan batas usia penonton yang diperuntukkan untuk orang dewasa bukan anak di bawah umur.
"Saya sendiri bikin konten buat YouTube dan TV itu bukan buat anak tapi orang dewasa. Makanya dalam peraturan YouTube 2020 ini, saya tegaskan di pengaturannya bukan untuk anak," ujar Panji.
Dengan alasan tersebut, Panji tidak mau disalahkan atas kasus orang meninggal karena digigit ular. Sebab, Panji merasa sudah memberikan imbauan pada video yang diunggahnya ke media sosial.
"Kalau kalian nyalahin Panji gara-gara ini, mohon maaf dulu, mulai dari settingan YouTube, himbauan ini memang untuk orang dewasa," imbuhnya lagi.
Pada deskripsi video, Panji juga memberikan keterangan singkat terkait peringatan pada videonya. Yang jelas, ia tidak merasa menjadi penyebab kecelakaan atau kasus soal ular.
"Video2 di panji petualang channel mengandung banyak adegan yang semestinya tidak di tonton 4nak di bawah umur, maka dari itu kami selaku kreator pembuat video menyetting pengaturan di youtube agar video kami di buat Bukan untuk 4nak. jadi bila mana masih ada 4nak yang bisa menonton, itu karena 4nak menggunakan youtube orang dewasa," tulis Panji. "Youtube sendiri telah membuat aplikasi khusus 4nak 'YoutubeKids' yang aman untuk 4nak. jadi disini mulai sekarang panji mohon dan himbau agar teman2 bisa lebih mengawasi 4nak kalian dari tontonan mereka."
(wk/anni)