Medina Zein diwakili pengacaranya, Raden Arya, memberikan penjelasan soal foto tak memakai hijab dan pamer rambut warna brunette. Ia mengisyaratkan tak berniat mengumbar aurat di sosial media.
- Ria Susilo Wardhani
- Rabu, 04 Maret 2020 - 15:43 WIB
WowKeren - Medina Zein kembali jadi sorotan publik. Setelah selesai menjalani rehabilitasi, Medina kini membuat netter syok dengan perubahannya.
Biasanya, Medina tampil santun berhijab. Namun kali ini ia malah pamer rambut brunette dan tak mengenakan hijab seperti biasanya.
"No bad hair days," tulisnya. Postingan Medina ini membuat netter kepo dan mengaitkan hal itu dengan kondisi sang pengusaha yang menderita bipolar.
Demi menghindari kontroversi, pengacara Medina, Raden Arya, memberikan penjelasan. Menurut Raden Arya, Medina tak ada niatan memamerkan aurat atau melepas hijab di sosial media.
Raden Arya menyebut istri Lukman Azhari ini hanya berniat selfie untuk dokumentasi pribadi. Sayangnya saat foto, Medina melakukan kesalahan dan tak sengaja menggunakan fitur kamera Instagram.
"Pada dasarnya habis dari salon mau selfie, dan buat dokumentasi pribadi aja," kata Raden Arya pada InsertLive. "Dikira kamera ponsel, ternyata kamera Instagram."
Raden Arya juga meminta agar kehebohan soal postingan Medina disudahi. "Makanya kita keberatan juga ini kepada pihak yang pertama beritakan," seru Raden Arya.
Sebelumnya muncul dugaan kalau Medina memang berniat pamer rambut baru via Instagram. Namun postingan tersebut sebenarnya dimaksudkan untuk close friend saja.
Disisi lain, netter sempat prihatin dengan postingan Medina. Salah satu netter menyarankan agar Medina vakum dulu menggunakan sosial media. "Apa tdk sebaiknya fakum dahulu dari sosmed kak? Apa yg dikejar" kata seorang netter.
Sebelumnya, Medina mengungkap kalau ia menderita bipolar. "Aku sudah share di Instagram. Aku kena BPD (Bipolar Disorder) tipe dua, sama kayak Marshanda. Cari sensasi? Buat apa ampe kaya gak ada kerjaan ð lagian kalopun cari sensasi untung/rugi nya situ apa? ð Inget, hanya orang yang gak happy yang suka nyinyir ðĪŠ" Bipolar / BPD / apapun bukan sebuah kekurangan ,aku cuma mau edukasi orang bahwa mental health Atau mental illness itu bukan kekurangan tapi itu GIFT dari Tuhan," katanya.
(wk/riaw)