Ratu Elizabeth Tak Mau Salaman dengan Tamu Istana Demi Hindari Corona
Getty Images
Selebriti

Seorang staf Istana menuturkan bahwa sebenarnya tak ada larangan jabat tangan di lingkungan Istana. Namun keputusan ini diberlakukan secara pribadi oleh sang Ratu.

WowKeren - Wabah virus corona yang berasal dari Wuhan, Tiongkok, benar-benar telah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Bahkan penyebaran virus ini menjadi salah satu momok yang begitu ditakuti di berbagai negara.

Terkait penyebaran wabah ini, rupanya Ratu Elizabeth II juga turut melakukan langkah antisipasi. Disebutkan bahwa sang Ratu memutuskan menolak bersalaman dengan tamu-tamu yang berkunjung ke Istana Buckingham untuk sementara waktu.

Ratu Elizabeth sendiri sudah memberlakukan kebijakan tersebut kala ia menjamu utusan kenegaraan dari Sri Lanka, Saroja Sirisena dan suaminya, Dr. Sudath Talpahewa, pada Selasa (10/3) waktu setempat.

Photo-INFO

Getty Images

Dilansir Daily Mail pada Kamis (12/3), tidak ada ritual jabat tangan sebagaimana biasanya yang dilakukan oleh Ratu Elizabeth kala menjamu tamu-tamunya. Bahkan pertemuan sang Ratu dengan utusan dari Sri Lanka tersebut hanya berlangsung singkat.


Ratu Elizabeth Tak Mau Salaman dengan Tamu Istana Demi Hindari Corona

Getty Images

Dalam prosedur yang ditetapkan baru-baru ini, semua tamu Ratu Elizabeth hanya diperkenankan memberi salam dengan membungkuk setengah badan. Sebelum peraturan ini diberlakukan, Ratu Elizabeth sendiri sudah melakukan langkah antisipasi dengan mengenakan sarung tangan tiap kali berjabat tangan dengan tamu-tamunya yang lain.

Ratu Elizabeth Tak Mau Salaman dengan Tamu Istana Demi Hindari Corona

Getty Images

Seorang staf Istana menuturkan bahwa sebenarnya tak ada larangan jabat tangan di lingkungan Istana sesuai anjuran pemerintah menyusul epidemi virus corona. Namun, Ratu tidak mau mengambil risiko selama wabah virus corona masih terjadi. "Keputusan ini (menolak salaman) merupakan pilihan pribadi Ratu," tuturnya.

Sebagai informasi tambahan, saat ini di Inggris ada 383 orang terinfeksi COVID-19 ini. Sekitar enam pasien di antaranya dilaporkan tewas dan 18 telah sembuh.

Virus corona tersebut bahkan menjangkit Menteri Muda Kesehatan Inggris, Nadine Dorries. Ia mengonfirmasi positif terinfeksi virus corona lewat sebuah pernyataan resmi yang dirilis pada Selasa (10/3) waktu setempat.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!