Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bahwa pihaknya siap memberi bantuan pada pemerintah pusat untuk menangani virus corona misalkan dengan membebaskan biaya tes pemeriksaan awal.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 12 Maret 2020 - 21:27 WIB
WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara mengenai peringatan dari pemerintah pusat yang dialamatkan ke dirinya. Anies dianggap melangkahi pemerintah pusat terkait penanganan virus corona.
Anis diminta untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam menangani kasus corona. Hal itu bertujuan untuk menghindari kekeliruan dan agar tidak ada yang namanya melangkahi kewenangan.
"Karena dua-duanya bermasalah nantinya ya kan?" kata Anies di Jakarta, Kamis (12/3). "Melangkah keliru, salah. Melangkahi juga salah. Kan melangkahi tidak sopan."
Anies menegaskan jika Pemprov DKI Jakarta siap memberikan dukungan atau memberikan back up pada pemerintah pusat. Jika memang tidak ada langkah pasti maka DKI yang akan mengambil tanggung jawab. "Kalau sampai ini tidak, ini tidak, maka Jakarta ambil tanggung jawab. Jelas itu. Itu yang bisa saya jawab," jelas Anies.
Anies menyatakan bahwa Pemprov DKI siap membantu dalam hal biaya tes pemeriksaan awal untuk warga Jakarta yang merasakan gejala mengarah ke virus corona. Begitu pula dengan warga yang pernah kontak dengan pasien suspek corona.
Adapun pembebasan biaya tes awal adalah bentuk tanggung jawab DKI pada warganya. Sebab, kemungkinan pemerintah pusat hanya akan membantu jika pasien sudah dinyatakan positif.
"Jadi bapak ibu nanti soal biaya ini, kalau sampai BPJS tidak menanggung," lanjut Anies. "Nanti DKI kita atur untuk menutup. Harus, bapak ibu sekalian."
(wk/zodi)