Anies Ancam Lockdown Jakarta Jika Warga 'Bandel' Berkeliaran di Luar Rumah
Instagram/aniesbaswedan
Nasional

Anies mengatakan penting bagi warga untuk mengikuti anjuran tersebut jika tidak ingin Jakarta bernasib sama seperti kota-kota lain di dunia yang sudah menerapkan kebijakan lockdown.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus mengimbau agar warganya mengikuti arahan Pemprov terkait upaya pencegahan corona. Masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Sebab, jika imbauan tersebut tak diindahkan, maka Pemprov akan membuka peluang untuk menutup total akses dari dan keluar Jakarta atau lockdown. Langkah lockdown akan diambil Pemprov jika penyebaran corona di ibu kota kian masif. Sebaliknya, langkah tersebut tidak perlu diambil Pemprov jika warganya mau menaati imbauan tersebut.

"Seperti saya sampaikan dalam rangka mengurangi interaksi secara fisik," kata Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Minggu (15/3). "Dan kami berharap seluruh warga Jakarta menaati kalau kita menaati ini maka Jakarta tidak perlu ditutup (lockdown)."

Anies mengatakan penting bagi warga untuk mengikuti anjuran tersebut jika tidak ingin Jakarta bernasib sama seperti kota-kota lain di dunia yang sudah menerapkan lockdown. Jika warganya patuh untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan maka pemerintah setempat tentu tidak akan mengambil langkah sejauh itu untuk melakukan penutupan akses.


Sebab, lockdown sendiri bukan langkah yang mudah. Ada sederet konsekuensi yang harus dipertimbangkan terkait dampak dari langkah tersebut.

"Kita saksikan di berbagai negara harus dilakukan tindakan penutupan, karena warganya tidak mengikuti anjuran dari pemerintahnya, untuk tinggal di rumah," terang Anies. "Bila warga mengikuti anjuran tidak beraktivitas di luar rumah Maka insya Allah kita tidak harus melakukan dalam bentuk peraturan yang penindakannya juga sudah tidak sederhana."

Pemprov DKI mewanti-wanti agar masyarakat serius mematuhi aturan tersebut. Sebab, persoalan corona tak hanya soal melindungi diri sendiri namun juga seluruh masyarakat. Jika warga memilih untuk beraktivitas di rumah, hal itu bisa mengurangi risiko tertular. Sebaliknya, bagi yang sudah terjangkit maka akan kecil kemungkinan untuk menularkan ke yang lainnya.

"Kalau kita memilih untuk berada di rumah artinya tidak berpotensi tertular," terang Anies. "Dan bila merasa sehat tapi carrier maka tidak menularkan kepada yang lain."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait