Maia Estianty beri imbauan kepada masyarakat agar tak semakin mempersulit tugas para tenaga medis dengan bersikap egois. Ini nasihatnya kepada masyarakat yang mungkin tak sadar membahayakan nyawa tenaga medis.
- Wahyu
- Senin, 13 April 2020 - 17:41 WIB
WowKeren - Jumlah korban positif Corona di Indonesia kian hari semakin bertambah. Arus pandemi Corona sampai saat ini juga belum menunjukkan arah yang baik. Maia Estianty menganggap hal itu terjadi lantaran sebagian masyarakat masih tak taat dengan imbauan pemerintah.
Keegoisan sebagian masyarakat inilah yang agaknya membuat Maia geram. Ia menyebut jika para tenaga medis lah yang seolah dikorbankan oleh keegoisan masyarakat yang masih nekat berkeliaran di luar rumah tanpa alasan yang jelas. Ia pun meminta agar masyarakat tak semakin memberatkan tugas para pekerja medis.
"Mereka (tenaga medis) berkeluh kesah nggak bisa ketemu keluarganya karena harus ngurus Covid, sementara kita disuruh diam di rumah aja susah. Paling nggak ringankan tugas petugas medis," ungkap Maia Estianty mengutip TabloidBintang, Senin (13/4).
Menurut Maia Estianty, sebenarnya tak sulit untuk masyarakat bisa ikut andil meringankan beban tenaga medis dalam menangani wabah Corona. Tak harus menyumbang berbagai keperluan untuk para tenaga medis, cukup dengan disiplin menjalani setiap imbauan pemerintah saja sudah sangat membantu. Dengan cara ini, para tenaga medis setidaknya sedikit diringankan dalam menangani jumlah korban positif yang memerlukan perawatan intensif.
"Ya okelah ada beberapa yang masih harus cari makan keluar, tapi bagi mereka yang mencari makan, bener-bener harus jaga jarak, pakai masker. Tolong bantu kita semua (petugas medis) dengan pakai masker, jaga kesehatan," ujar Maia.
Bagi Maia, masalah pandemi virus Corona bukan lagi menjadi tanggung jawab tim medis ataupun pemerintah. Jika ingin masalah ini segera teratasi, seluruh masyarakat Indonesia harus ikut andil bergotong-royong untuk menghentikan wabah virus Covid-19.
"Kita harus bersinergi sama-sama memerangi Corona ini. Sekarang menurutku mereka (tenaga medis) bukan garda terdepan, tapi garda terakhir dari mereka yang bandel (dengan imbauan pemerintah)," pungkasnya.
Maia pun berharap agar tidak ada lagi para tenaga medis yang menjadi korban dari keganasan virus ini. Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tak egois memikirkan kepentingan dan kesenangannya sendiri, sementara ada pihak lain yang harus menanggung kecerobohan itu.
(wk/wahy)