WHO Tegaskan Penyintas Belum Tentu Kebal, Chile Ngotot Rilis Paspor Imunitas Corona
Reuters/Pablo Sanhueza
Dunia

WHO sendiri telah menegaskan jika sampai detik ini, belum ada bukti jika orang yang pernah terjangkit corona lalu sembuh maka orang tersebut memiliki imun terhadap virus itu.

WowKeren - Pemerintah Chile mengaku akan tetap menerbitkan sertifikat atau paspor imunitas COVID-19. sertifikat ini akan diberikan kepada mereka yang telah dinyatakan sembuh dari virus corona.

Rencana ini pun sempat menuai sorotan. Pasalnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri menegaskan jika hingga kini belum ada bukti yang bisa menunjukkan jika orang yang sembuh dari corona belum tentu kebal dari virus tersebut.

Menteri Kesehatan Chile Paula Daza menegaskan jika dokumen tersebut diperlukan bagi warganya agar bisa kembali bekerja. "Dokumen (imunitas) akan diberikan kepada warga agar mereka dapat kembali bekerja," kata Paula dilansir BBC, Senin (27/4).

Sementara itu, WHO sendiri telah menegaskan jika sampai detik ini, belum ada bukti yang menunjukkan jika orang yang pernah terjangkit corona lalu sembuh maka orang tersebut memiliki imun terhadap virus itu. Sebaliknya, penerbitan sertifikat imun corona justru dikhawatirkan bisa menimbulkan kepercayaan diri yang salah.


"Saat ini tidak ada bukti bahwa orang yang telah pulih dari COVID-19 dan memiliki antibodi dilindungi dari infeksi kedua," kata WHO belum lama ini.

Lebih jauh, WHO menilai jika sertifikat kekebalan corona benar-benar akan terbit maka akan menimbulkan kekhawatiran lain. Pasalnya, hal itu berpotensi mendorong orang untuk mengabaikan nasihat kesehatan yang diarahkan oleh pemerintah. Pada akhirnya, hal ini justru akan meningkatkan risiko penyebaran penyakit.

Meski demikian, Paula bersikukuh jika seseorang yang yang pernah sembuh dari corona akan memiliki risiko lebih rendah terpapar virus itu lagi. "Salah satu hal yang kita tahu adalah bahwa seseorang yang memiliki penyakit memiliki kemungkinan lebih rendah untuk menjadi sakit lagi," tegasnya.

Ia berusaha meluruskan jika sertifikat tersebut bukan mengindikasikan jika pemiliknya kebal terhadap corona. Namun lebih kepada pernyataan bahwa mereka telah sembuh dari penyakit dan menyelesaikan masa isolasi.

Sementara itu, WHO mengaku senang dengan banyaknya negara yang tengah mengembangkan berbagai tes untuk COVID-29. Namun, mereka meminta agar tes itu divalidasi terlebih dahulu supaya tepat.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait