Kasus Corona AS Tertinggi, Trump Geram Salahkan Tiongkok Dan Janji Gelar Penyelidikan
Reuters/Jonathan Ernst
Dunia

Kasus virus corona di Amerika Serikat (AS) jadi yang tertinggi di dunia, Presiden Donald Trump geram menyalahkan Tiongkok hingga berjanji akan segera gelar penyelidikan.

WowKeren - Pandemi virus corona (COVID-19) yang pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok saat ini telah menjadi momok yang menakutkan di dunia. Kasus virus corona di seluruh dunia saat ini dilaporkan telah menembus angka 3 juta orang.

Amerika Serikat (AS) saat ini berada di peringkat pertama sebagai negara dengan kasus COVID-19 tertinggi di dunia. Presiden AS Donald Trump lantas kembali menyalahkan Tiongkok lewat konferensi pers di Gedung Putih, Senin (27/4).

Trump menilai jika Tiongkok telah lalai dan gagal dalam menangani wabah corona. Kelalaian Tiongkok tersebut disebut Trump membuat seluruh dunia terkena dampak penyebaran COVID-19 yang begitu cepat.

Dilansir dari Reuters, Trump mengatakan jika Pemerintah Tiongkok sebenarnya mampu menekan penyebaran virus corona saat pertama merebak di Wuhan, Provinsi Hubei. Namun, Trump menilai jika langkah Pemerintah Tiongkok tidak tepat.


”Kami percaya itu bisa dihentikan di sumbernya,” ungkap Presiden Trump seperti dilansir dari Reuters, Selasa (28/4). “Itu bisa dihentikan dengan cepat (virus corona) dan itu tidak akan menyebar ke seluruh dunia.”

Kelalaian Tiongkok dalam menangani virus corona tersebut rupanya begitu membuat Trump begitu geram. Ia bahkan berjanji akan segera melakukan penyelidikan terkait kelalaian Tiongkok dalam menangani COVID-19 sehingga berakibat fatal bagi dunia.

”Kami melakukan penyelidikan (kelalaian Tiongkok menangani virus corona) dengan sangat serius,” tegas Presiden Trump. “Kami tidak senang dengan Tiongkok.”

Ini memang bukan kali pertama Trump menyampaikan kekesalannya pada Tiongkok. Sebelumnya, ia sudah beberapa kali memprotes Tiongkok lantaran menolak bekerja sama dengan AS dalam menangani corona. Trump juga menuding Tiongkok tak terbuka dalam menyampaikan informasi terlebih dulu soal virus corona.

Amerika Serikat sendiri hingga Selasa (28/4) telah mencatatkan 995.288 kasus COVID-19. Jumlah tersebut nyaris setara sepertiga dari total kasus global COVID-19. Amerika bahkan dilaporkan mencatat penambahan 8.128 pasien baru terinfeksi virus corona per hari.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait