Donald Trump kembali menjadi sorotan usai 'bertingkah' dalam konferensi pers terakhirnya soal Corona. Sebab Trump tertangkap kamera bersikap rasis hingga 'kabur' usai dicecar pertanyaan soal tes Corona di AS.
- Elvariza Opita
- Selasa, 12 Mei 2020 - 13:07 WIB
WowKeren - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyita perhatian dunia dengan tingkahnya. Kali ini Trump kembali disorot karena memberi respons rasis sekaligus walk out alias kabur dari konferensi pers usai dicecar pertanyaan soal tes COVID-19 di AS.
Awalnya Trump dengan percaya diri menyebut AS siap menyediakan tes COVID-19 bagi setiap orang tanpa terkecuali. Ia bahkan sesumbar AS menjadi negara dengan tingkat pemeriksaan Corona tertinggi di dunia.
"Kalau ada warga yang ingin memeriksakan diri, mereka selalu bisa mendapatkannya. Kita adalah negara dengan kapasitas tes terbaik di dunia, tak akan ada yang menyamainya," ungkap Trump, Senin (11/5) waktu setempat.
Namun demikian, Trump kemudian seolah menarik kembali pernyataannya dengan menyebut semestinya tak semua orang memeriksakan diri. Sebab hanya orang-orang dengan gejala yang semestinya memeriksakan diri.
Setelah itulah seorang jurnalis dari media CBS News, Weijia Jiang, menanyakan pertanyaan untuk sang presiden. Jiang mempertanyakan mengapa Trump terus bersikap arogan dan menilai penanganan COVID-19 bak kompetisi antarnegara.
Padahal, imbuh Jiang, saat ini banyak warga AS yang meninggal setiap harinya akibat COVID-19. Sebagai informasi, hingga Selasa (12/5) tercatat ada 81.795 orang yang meregang nyawa akibat terjangkit COVID-19.
"Kehilangan seperti itu terjadi di setiap penjuru dunia," respons Trump diplomatis, sebelum melanjutkannya dengan ungkapan bernada rasis. "Namun seharusnya Anda menanyakan hal tersebut ke Tiongkok. Jangan ke saya, tapi ke Tiongkok, paham? Mungkin Anda akan mendapatkan jawaban yang Anda mau dari Tiongkok."
Jiang sendiri merupakan jurnalis keturunan Amerika-Tionghoa, sehingga sikap Trump dirasa "sengaja" ditujukan untuknya. "Saya tidak secara spesifik meminta Anda untuk bertanya ke Tiongkok, tapi semua wartawan bisa menanyakan pertanyaan itu ke Tiongkok," bantah Trump.
Presiden yang juga konglomerat properti itu pun meminta jurnalis lain untuk bertanya, namun pada akhirnya Trump memilih untuk meninggalkan begitu saja area konferensi pers. Sikap Trump ini pun tak pelak menjadi bulan-bulanan masyarakat.
(wk/elva)