Pemerintah Hong Kong akan melonggarkan aturan physical distancing menyusul kondisi negara yang telah stabil dari dari wabah corona. Hal ini ditandai dengan dibukanya kembali sekolah serta sejumlah fasilitas umum.
- Nidya Putri
- Rabu, 27 Mei 2020 - 11:04 WIB
WowKeren - Wabah corona (COVID-19) di sejumlah negara di dunia mulai mereda. Tak sedikit dari negara-negara tersebut yang mulai melonggarkan kebijakan lockdown dan lain sebagainya.
Salah satunya seperti Pemerintah Hong Kong yang akan melonggarkan aturan jaga jarak atau physical distancing usai penyebaran virus di negara tersebut dinyatakan stabil.
Dikutip dari Straits Time, kegiatan belajar mengajar sekolah menengah atas sudah bisa berlangsung mulai pekan ini. Selain itu, tempat hiburan seperti karaoke, pemandian, klub malam yang ditutup sejak awal April akan kembali dibuka pada Jumat (29/5) mendatang.
Sementara layanan transit di Bandara Internasional Hong Kong yang sempat ditangguhkan sejak April 2020 juga akan dibuka secara bertahap mulai 1 Juni. "Epidemi (corona) telah mereda. Kami memulai kembali kegiatan sehari-hari masyarakat dan perekonomian secara bertahap," kata Kepala Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam.
Seluruh siswa sekolah tingkat secondary 3 hingga 5 (setingkat SMP) sudah bisa bersekolah lagi. Lalu dilanjutkan kelas 4 SD hingga sekolah menengah tingkat 2 (setingkat SMP) pada 8 Juni, dan murid kelas 3 SD ke bawah hingga TK mulai 15 Juni 2020.
Meski begitu, serangkaian aturan kesehatan tetap diberlakukan. Siswa maupun staf sekolah yang mengalami demam tidak diizinkan masuk. Mereka juga diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak setidaknya 1 meter, baik untuk mengantre di toilet maupun duduk di dalam kelas.
Sebelumnya, sejumlah tempat hiburan di Hong Kong telah dibuka kembali sejak 8 Mei lalu, seperti gimnasium, bar, bioskop, dan pusat permainan. Pembukaan tersebut tak lepas dari protokol kesehatan yang tetap wajib diberlakukan.
Diketahui hingga Selasa (26/5), jumlah kasus positif virus corona di Hong Kong mencapai 1.065 orang. 1.033 pasien di antaranya telah dinyatakan sembuh dan pasien meninggal tercatat 4 orang.
(wk/nidy)