Maia Estianty membagikan cerita mengenai masalah psikologi yang ia alami hingga harus mendatangi seorang psikiater. Maia rupanya mengaku kesulitan merasakan empati.
- Amelia Nur Fatimah
- Rabu, 03 Juni 2020 - 19:32 WIB
WowKeren - Maia Estianty merupakan salah satu musisi kenamaan Tanah Air. Selain dikenal sebagai musisi handal, Maia juga banyak mendapat pujian karena ketangguhannya dalam menghadapi cobaan hidup. Tapi rupanya, di balik penampilan kuat yang selalu ia tunjukkan, Maia mengalami luka batin yang amat dalam.
Hal itu terungkap lewat obrolannya bersama Daniel Mananta baru-baru ini. Momen obrolan keduanya pun diabadikan lewat sebuah video di channel YouTube milik Daniel. Dalam kesempatan itu, Daniel pun menyinggung masalah kabar yang menyebutkan bahwa Maia sempat menemui psikiater.
"Gue sempet baca berita, katanya elu (Maia) sempet ke psikiater, karena setelah cerai lu nggak bisa nangis," tutur Daniel memulai pertanyaannya. "Gue bingung, elu tu ke psikiater itu untuk ngeproses apa sebenernya."
"Jadi gini, gara-gara gue itu, kalau melihat segala sesuatu, misalnya kayak kematian, kecelakaan atau temen-temen gue ada yang kecelakaan ada yang mati gue itu nggak pernah nangis," ungkap Maia dalam video yang diunggah pada Selasa (2/6)."Gue bingung kenapa kok gue nggak bisa nangis."
Rupanya, Maia mulai merasa bahwa dirinya kurang bisa berempati dengan keadaan duka yang dirasakan orang-orang di sekelilingnya. Bahkan Maia mengaku sampai ingin muntah karena tidak bisa menangis.
"Karena mungkin sudah mengalami masa sakit yang luar biasa terus pada akhirnya saat peristiwa yang temen gue nangis semua cuman gue sendiri yang diem dan gue hampir mau muntah-muntah. Karena gue mungkin nggak bisa nangis tapi enek gitu lo perut gue, tapi nggak bisa nangis. Gue kayak yang 'Oh ya udah udah waktunya' sedingin itu gue. 'biasa kali takdir' jadi kayak nggak ada empatinya gitu lo," jelas Maia.
Sampai akhirnya aku memutuskan untuk ke psikiater. Psikiaternya bilang katanya 'Kamu terlalu melewati masa-masa yang menyakitkan banget sampai pada akhirnya kamu nggak tahu rasa sakitnya itu di mana," pungkas ibu tiga anak tersebut.
(wk/amel)