Penayangan 'Mulan' Kembali Diundur untuk Ketiga Kalinya Akibat Corona, Incar Slot Rilis Agustus
Walt Disney Pictures
Film
Pandemi Virus Corona

Keputusan Disney menunda 'Mulan' tak lepas dari jadwal film baru Warner Bros, 'Tenet' yang mundur. Disney disebut-sebut tak ingin 'Mulan' menjadi kasus uji coba untuk penayangan film baru kala pandemi.

WowKeren - Disney kembali menunda perilisan film live-action terbaru mereka, "Mulan", untuk ketiga kalinya akibat pandemi virus corona (COVID-19). Kali ini, proyek live-action yang semula dijadwalkan bakal dirilis pada 24 Juli tersebut mundur menjadi 21 Agustus mendatang.

Pengumuman ini disampaikan langsung oleh co-chairman sekaligus Chief Creative Officer Disney, Alan Horn, serta co-chairman Alan Bergman dalam pernyataan resmi. "Sementara pandemi telah mengubah rencana kami terkait perilisan 'Mulan' dan kami akan melanjutkan untuk fleksibel mengikuti situasi, ini tidak mengubah keyakinan kami akan kekuatan film ini dan pesannya atas harapan dan kegigihan."

"Sutradara Niki Caro dan kru juga pemain kami telah menciptakan sebuah film yang indah, epik dan mengharukan, yang harusnya menjadi pengalaman sinematik, dan di situlah kami percaya itu berada, di panggung dunia dan layar lebar untuk dinikmati penonton di seluruh dunia," lanjut keduanya, sebagaimana dilansir dari Variety pada Senin (29/6).

Pengumuman penundaan perilisan film yang dibitangi oleh Liu Yifei ini datang setelah Warner Bros menunda penayangan "Tenet", film fiksi ilmiah garapan Christopher Nolan untuk kedua kalianya. Disebutkan bahwa keputusan Disney menunda "Mulan" tak lepas dari jadwal "Tenet" yang mundur.

Film yang dibintangi John David Washington dan Robert Pattinson tersebut diketahui bakal rilis pada 12 Agustus mendatang. Akibat mundurnya "Tenet", "Mulan" otomatis menjadi film besar pertama yang diharapkan kembali mengajak penonton ke bioskop. Disney disebut-sebut tak ingin "Mulan" menjadi kasus uji coba untuk penayangan film baru kala pandemi.


Selain itu, keputusan penundaan perilisan "Mulan" ini juga datang bersamaan dengan beberapa bioskop yang kembali ditutup di Amerika Serikat. Jaringan bioskop raksasa di Amerika Serikat, seperti AMC, Regal, dan Cinemark, memang berencana kembali membuka bioskop mereka pada Juli nanti. Namun kepastian penonton kembali datang masih belum jelas.

Sementara itu, meski banyak melakukan perombakan, namun film "Mulan" versi live-action sebisa mungkin akan mengadaptasi kisah aslinya tentang legenda Hua Mulan. Cerita ini berawal ketika Kaisar Tiongkok mengeluarkan dekrit bahwa seorang lelaki di tiap keluarga harus bertugas di Angkatan Darat Kekaisaran untuk mempertahankan negara dari penjajah Utara.

Selain Liu Yifei, "Mulan" juga dibintangi oleh Jason Scott Lee yang berperan sebagai pimpinan musuh, Komandan Tung yang diperankan oleh Donnie Yen serta penyihir jahat yang diperankan oleh Gong Li. Tak lupa, ada Jet Li yang akan tampil sebagai Kaisar Tiongkok dalam film live-action ini.

Di sisi lain, "Mulan" dipastikan menjadi film live-action pertama Disney yang mendapat rating PG-13. Keputusan Disney ini bisa dibilang tepat. Pasalnya, "Mulan" menceritakan peperangan epik yang tentunya menampilkan banyak konten kekerasan dan penggunaan senjata tajam. Bahkan bisa jadi, nantinya film ini juga akan menampilkan adegan berdarah.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts