Jokowi Buka Suara Soal Beri Penghargaan ke Fadli Zon dan Fahri Hamzah
Instagram
Nasional

Terkait alasan Presiden Jokowi memberikan Fadli dan Fahri penghargaan, ia mengatakan jika berbeda pandangan dalam berpolitik bukan berarti harus bermusuhan.

WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi buka suara soal pemberian tanda jasa Bintang Mahaputra Nararya kepada dua eks pimpinan DPR, Fadli Zon dan Fahri Hamzah. Selama ini keduanya kerap mengkritik pemerintah.

Tak pelak pemberian bintang penghargaan ini mengundang sejumlah pertanyaan. Namun, Jokowi meyakinkan jika keputusan untuk memberi pengharapan ini sudah melalui proses yang matang.

Ia menuturkan jika orang-orang yang menerima penghargaan ini adalah mereka yang berjasa bagi bangsa dan negara. Sehingga keputusan pun sudah dipertimbangkan oleh Dewan Tanda Gelar dan Jasa.

"Penghargaan ini diberikan kepada beliau-beliau yang memiliki jasa bagi bangsa dan negara ini," kata Jokowi di Istana Negara, Kamis (13/8). "Lewat pertimbangan yang matang oleh Dewan Tanda Gelar dan Jasa. Jadi pertimbangan sudah matang."


Terkait alasan Jokowi memberikan Fadli dan Fahri penghargaan, ia mengatakan jika berbeda pandangan dalam berpolitik bukan berarti harus bermusuhan. "Misal ada pertanyaan, Pak Fahri Hamzah dan Pak Fadli Zon berlawanan dalam politik. Berbeda dalam politik bukan berarti bermusuhan dalam berbangsa dan bernegara," tutur Kepala Negara.

Lebih lanjut, ia pun menyebut jika dirinya selama ini berkawan baik dengan keduanya. Dalam hal demokrasi, adalah hal lumrah untuk saling memiliki pendapat yang berbeda.

"Ini demokrasi, saya berkawan baik dengan Pak Fahri Hamzah, berteman baik dengan Pak Fadli Zon," kata Jokowi. "Inilah Indonesia."

Sebelumnya, pengamat politik dan Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, berharap agar pemberian penghargaan tersebut adalah upaya pemerintah untuk merangkul sekaligus menjinakkan pengkritik pemerintah. "Jangan sampai ini tanda jasa ini adalah bagian daripada proses bagi-bagi tanda jasa, atau juga proses bagian daripada proses menjinakkan para kritikus," terang Ujang dilansir Detik, Kamis (13/8).

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts