Trump Klaim Tak Akan Akui Hasil Pilpres AS Jika Dimanipulasi
Getty Images
Dunia

Pernyataan tersebut diungkapkan Trump untuk menjawab pertanyaan Chris Wallace, yang menjadi moderator debat perdana capres AS yang digelar pada Selasa (29/9) malam waktu setempat.

WowKeren - Capres petahana dari Partai Republik, Donald Trump, dengan tegas mengaku tidak akan menerima hasil pemilu jika telah dimanipulasi. Hal tersebut ia sampaikan dalam debat perdana capres AS yang digelar pada Selasa (29/9) malam waktu setempat, di mana ia berhadapan dengan Joe Biden, capres dari Partai Demokrat.

Pernyataan tersebut diungkapkan Trump untuk menjawab pertanyaan moderator debat, Chris Wallace. Dalam debat tersebut, Chris bertanya apakah kedua calon bersedia mendesak para pendukung untuk tenang dari kontestasi hingga penghitungan.

"Maukah Anda mendesak para pendukung untuk tetap tenang selama periode yang diperpanjang ini untuk tidak terlibat dalam kerusuhan sipil dan berjanji malam ini bahwa Anda tidak akan mengumumkan kemenangan sampai pemilihan disertifikasi secara independen," tanya moderator Chris Wallace.

Trump dengan lantang menjawab bahwa dia akan mendesak para pendukungnya untuk pergi ke tempat pemungutan suara dan menonton dengan sangat hati-hati. "Jika pemilihannya adil, saya 100 persen setuju. Tapi jika saya melihat puluhan ribu surat suara dimanipulasi, saya tidak bisa setuju," tutur Trump.


Dalam debat Trump juga terus menekan teori konspirasi yang tidak berdasar tentang pemilih yang memberikan suara melalui surat (mail-in). Sebagaiman diketahui, sistem pungutan suara secara mail-in ini diusulkan lantaran adanya pandemi COVID-19 yang telah menginfeksi lebih dari 7 juta warga AS.

Sementara itu, Joe Biden tampak menanggapi pertanyaan tersebut dengan lebih tenang. Capres dari Partai Demokrat itu mengatakan bahwa dia tidak akan menyatakan kemenangan sampai pemilihan benar-benar disahkan.

"Ini semua tentang mencoba menghalangi orang untuk memilih karena dia mencoba menakut-nakuti orang agar berpikir bahwa itu tidak akan sah," kata Biden. "Muncul dan pilih lah. Anda akan menentukan hasil pemilihan ini."

Debat perdana antara Trump dan Biden digelar di Case Western Reserve University and Cleveland Clinic, di Cleveland, Ohio. Topik-topik yang disajikan dalam debat meliputi rekam jejak Biden dan Trump, Mahkamah Agung AS, pandemi COVID-19, ekonomi, ras dan kekerasan di kota, dan integritas pemilu.

Di sisi lain, pilpres AS akan digelar pada 3 November mendatang. Duet petahana Donald Trump dan Mike Pence akan berhadapan dengan pasangan capres-cawapes Joe Biden dan Senator Kamala Harris yang diusung dari Partai Demokrat. Satu kandidat lagi adalah Jo Jorgensen yang diusung Partai Libertarian.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts