Banyak orang yang tidak kuat mengonsumsi cabai meski menyukai rasa pedas. Untuk itu, berikut beberapa alternatif bahan pengganti cabai yang cocok untuk para pencinta sensasi pedas, namun kurang suka dengan cabai.
- Putri Stevania
- Sabtu, 03 Oktober 2020 - 10:47 WIB
WowKeren - Makanan pedas mungkin memang tak bisa dipisahkan dari banyak kuliner pedas Indonesia. Banyak orang yang sangat menyukai makanan pedas, tetapi tidak sedikit juga orang yang tidak tahan terhadap hal tersebut. Seseorang yang kerap mengonsumsi makanan yang mengiritasi lidah itu mungkin merasa tidak dapat makan tanpa adanya sambal di makanannya.
Rasa pedas beberapa masakan berasal dari cabai. Namun nyatanya, banyak orang yang tidak kuat mengonsumsi cabai meski menyukai rasa pedas. Jumlah cabai yang banyak dapat menyebabkan lambung mengalami iritasi atau peradangan, yang umumnya disebut penyakit maag. Bukan hanya itu, kamu juga dapat mengalami diare dan sakit kepala karenanya.
Untuk itu, berikut tim WowKeren rangkum beberapa alternatif bahan pengganti cabai. Beberapa bahan dapur ini cocok untuk para pencinta sensasi pedas, namun kurang cocok dengan cabai. Apa saja? Yuk disimak!
(wk/putr)1. Lada Putih
Bahan pertama yang bisa kalian gunakan sebagai pengganti cabai adalah lada putih. Bahan yang memiliki nama lain merica ini bisa dijadikan sebagai pengganti rasa pedas pada masakan. Bumbu khas Indonesia ini banyak digunakan untuk masakan berkuah seperti sup. Bumbu ini memiliki ciri khas dengan bentuknya yang kecil dab biasanya digunakan dalam keadaan bubuk.
Lada memiliki sensasi pedas yang lebih halus jika dibandingkan dengan cabai. Tak hanya itu, bumbu ini juga memiliki aroma yang khas serta menghangatkan hidung. Tak hanya itu, lada juha diketahui mengandung dekongestan alami yang mampu mengencerkan penumpukan lendir di saluran pernapasan loh.
2. Lada Hitam
Masih satu jenis dengan lada putih, lada hitam juga bisa menjadi pilihan pengganti cabai loh. Lada hitam diambil dari buah lada yang hampir busuk dan mengering karena sinar matahari sehingga memiliki bagian kulit yang kehitaman. Sebaliknya, lada putih diambil dari buah lada yang matang.
Lada hitam memiliki rasa yang tak terlalu pedas jika dibandingkat dengan lada putih. Namun rasa lada putih tidak sekaya rasa lada hitam yang memiliki rasa lebih kompleks. Lada hitam juga memiliki aroma yang khas dan berbeda. Selain digunakan dalam berbagai masakan, lada juga dipercaya memiliki khasiat pengobatan seperti pada terapi asma dan gigitan serangga loh.
3. Wasabi
Jika makan di restoran sushi atau sasimi Jepang, kalian pasti menemukan pasta berwarna hijau yang disebut wasabi ini. Wasabi adalah tanaman asli Jepang Wasabia japonica atau disebut sebagai “lobak pedas Jepang” dari suku kubis-kubisan. Wasabi memiliki rasa pedas yang berbeda dari cabai.
Jika pedas cabai lebih terasa di lidah, pedasnya wasabi lebih terasa di rongga hidung dan sinus.Wasabi mengandung isotiosianat, yaitu zat kimia yang membuatnya memiliki aroma dan rasa yang khas dan menyengat. Ternyata, zat tersebut juga memiliki kemampuan untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan membantu menghambat pertumbuhan kanker usus besar loh.
4. Pala
Buah pala adalah salah satu jenis rempah-rempah yang terkenal dan digunakan sebagai bahan tambahan masakan. Bahan makanan ini akan memberikan sensasi pedas yang hangat. Selain memberikan rasa pedas, pala juga mampu menguatkan rasa dan mengharumkan masakan Mama loh. Ia juga mampu menghilangkan bau amis pada ikan dan daging.
Selain itu, sifat antibakteri yang dimiliki pala, secara efektif dapat membantu membersihkan bakteri penyebab bau mulut atau halitosis. Pala juga dapat meningkatkan kekebalan gusi dan gigi kalian serta dapat mengobati masalah gusi dan sakit gigi. Hal inilah yang membuat pala sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam pasta gigi atau obat kumur herbal.
5. Paprika
Banyak yang mengira paprika sebagai salah satu jenis sayuran. Padahal, paprika (Capsicum annuum) adalah salah satu jenis buah yang memang kerap digunakan sebagai bahan pelengkap masakan. Paprika memiliki cita rasa yang hampir menyerupai cabai, namun tidak terlalu pedas. Berdasarkan warnanya, paprika terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu paprika merah, kuning, hijau, dan oranye.
Meski demikian, keempat jenis paprika tersebut memiliki kandungan nutrisi yang tidak jauh berbeda. Paprika mengandung banyak antioksidan dan senyawa capsaicin, yaitu zat yang memberikan rasa pedas pada paprika dan cabai, serta rempah-rempah lainnya. Kandungan tersebut diketahui baik untuk mengurangi peradangan loh.
6. Jahe
Jahe menjadi salah satu rempah yang bisa kalian gunakan menjadi pengganti cabai karena memiliki cita rasa yang menghangatkan. Jahe juga memiliki aroma khas yang bisa menyegarkan hidung. Jahe mengandung komponen khas yang sangat baik untuk kesehatan, yaitu gingerol. Komponen inilah yang bertanggung jawab atas sebagian besar manfaat yang bisa kalian dapatkan dari mengonsumsi jahe.
Jahe dikenal luas bisa membantu meredakan mual. Baik itu mual akibat mabuk laut, kehamilan, kemoterapi, hingga operasi, mengonsumsi jahe dinilai bermanfaat untuk meredakannya. Jahe juga dianggap bisa meredakan gejala flu dan pilek. Rempah ini pun dinilai memiliki peran dalam melindungi sistem pernapasan kita dari kerusakan.
7. Andaliman
Andaliman atau itir-itir adalah bumbu masak khas Asia yang berasal dari kulit luar buah beberapa jenis tumbuhan anggota marga Zanthoxylum (suku jeruk-jerukan, Rutaceae). Bumbu ini di Indonesia hanya dikenal untuk masakan Batak, sehingga dikenal orang luar daerah ini sebagai merica batak. Masakan khas Batak seperti arsik dan saksang memerlukan andaliman sebagai bumbu yang tidak tergantikan.
Andaliman memiliki aroma jeruk yang lembut namun "menggigit" sehingga menimbulkan sensasi kelu atau mati rasa di lidah, meskipun tidak sepedas cabai atau lada. Rasa kelu di lidah ini disebabkan adanya kandungan hydroxy-alpha-sanshool pada rempah tersebut. Selain dalam masakan Batak, penggunaan andaliman sebagai bumbu masak juga dikenal dalam masakan Asia Timur dan Asia Selatan.
Selain itu, intip juga artikel ini untuk mengetahui beberapa bahan pengganti santan dalam makanan agar hasilnya lebih sehat. Simak juga artikel ini untuk melihat beberapa bahan pengganti tepung dalam masakan.