Ini adalah kedua kalinya Biden menyinggung tentang komunitas Muslim di AS dalam kampanye pilpres. Beberapa waktu lalu dia juga sempat menyitir hadits Nabi Muhammad S.A.W.
- Luthfiatun Nisa
- Jumat, 16 Oktober 2020 - 14:30 WIB
WowKeren - Calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, berjanji akan mengangkat penduduk Muslim di Negeri Paman Sam untuk menjadi pejabat pemerintahan jika dia terpilih nanti.
"Jika terpilih, saya akan bekerja dengan kalian untuk menghilangkan racun kebencian dari tengah masyarakat, dan akan menghargai ide serta sumbangsih kalian. Pemerintahan saya akan menjadi Amerika seutuhnya, Muslim Amerika akan mengabdi segala tingkatan," kata Biden dalam rekaman video yang ditujukan untuk organisasi masyarakat Muslim Advocates, sebagaimana dilansir dari CNN.
Janji itu disampaikan Biden sebagai tanggapan atas kebijakan pesaingnya, Donald Trump, yang melarang warga dari sejumlah negara mayoritas Muslim untuk datang ke AS, yang diterapkan di masa awal pemerintahannya.
Namun, jika tidak terpilih nanti, Biden menjanjikan akan mendesak pembuatan undang-undang untuk memerangi kejahatan kebencian.
Ini adalah kedua kalinya Biden menyinggung tentang komunitas Muslim di AS dalam kampanye pilpres. Beberapa waktu lalu dia juga sempat menyitir hadits Nabi Muhammad S.A.W., dan mengajak pemilih Muslim di AS untuk menggunakan hak suara mereka untuk memilihnya dalam pidato kampanye melalui rekaman video.
Meski warga Muslim di AS merupakan minoritas, tetapi mereka bermukim di sejumlah negara bagian yang dinilai menjadi basis massa pemilih mengambang. Pada 2016 lalu, Trump berhasil meraih sedikit suara di sejumlah negara bagian tersebut.
"Kami tidak bisa membiarkan setiap orang merasa bahwa suara mereka tidak berarti, karena warga AS yang menentukan pemilihan ini dan membuat masa depan mereka. Tidak ada hal yang tidak mungkin jika kita lakukan bersama-sama. Jadi mari sebarkan keyakinan, mari bersama-sama bekerja," kata Biden.
Di sisi lain, pilpres AS akan digelar pada 3 November mendatang. Meski saat ini Biden selalu unggul dalam hasil jajak pendapat elektabilitas, selisihnya dengan Trump juga tidak terpaut jauh. Pasangan petahana Donald Trump dan Mike Pence akan melawan Joe Biden dan Senator Kamala Harris dari Partai Demokrat.
(wk/luth)