Trump Keberatan Ada Kebijakan Matikan Mikrofon di Debat Terakhir Capres dengan Joe Biden
Dunia
Pilpres AS 2020

Trump dan Biden akan berdebat perihal enam isu yaitu COVID-19, Keluarga Amerika, Perlombaan di Amerika, Perubahan Iklim, Keamanan Nasional, dan Kepemimpinan.

WowKeren - Tim kampanye capres petahana Donald Trump telah menyuarakan keberatan atas perubahan penyelenggara debat terakhir pilpres AS. Pada Senin (19/10), penyelenggara debat mengumumkan tombol mute akan diaktifkan agar setiap kandidat dapat berbicara dengan leluasa tanpa ada interupsi dari pesaingnya.

Dalam debat bulan lalu, Trump berulang kali melanggar aturan yang disepakati dengan menyela saat rivalnya dari Partai Demokrat, Joe Biden, dan moderator tengah berbicara. Meski keberatan dengan adanya tombol diam tersebut, kandidat dari Partai Republik tersebut masih akan ambil bagian sebagai kesempatan terakhirnya untuk meyakinkan pemilih sebelum pemungutan suara berakhir pada 3 November nanti.

"Presiden Trump berkomitmen untuk memperdebatkan Joe Biden terlepas dari perubahan aturan mendadak dari komisi yang bias dalam upaya terbaru mereka untuk memberikan keuntungan kepada kandidat favoritnya," kata manajer kampanye Trump, Bill Stepien.

Komisi Kepresidenan untuk Debat mengatakan bahwa mikrofon Trump pada debat di Nashville, Tennessee akan dimatikan saat Biden menyampaikan pidato pembukaan selama dua menit dan demikian pula sebaliknya. Dengan begitu, tiap kandidat dapat mengemukakan idenya tanpa ada gangguan dari pihak pesaing.

Dua menit pertama itu merupakan bagian dari segmen debat 15 menit untuk tiap capres. Nantinya, pada saat segmen diskusi terbuka, semua mikrofon akan dihidupkan.


Terlepas dari hal tersebut, debat perdana antara Trump dan Biden digelar di Case Western Reserve University and Cleveland Clinic, di Cleveland, Ohio. Topik-topik yang disajikan dalam debat meliputi rekam jejak Biden dan Trump, Mahkamah Agung AS, pandemi COVID-19, ekonomi, ras dan kekerasan di kota, dan integritas pemilu.

Debat tersebut bejalan tak kondusif lantaran Trump terus menginterupsi ucapan Biden maupun moderator Chris Wallace saat itu. Oleh karena itu, inisiatif untuk memberikan tombol mute diambil untuk menjaga ketertiban debat, mengingat dalam debat perdana antara Trump dan Joe Biden dinilai berjalan buruk oleh banyak kalangan.

"Mikrofon masing-masing akan dimatikan ketika salah satu calon memberikan paparan pembuka di setiap segmen. Setelah itu, baru microphone akan dihidupakan untuk memungkinkan timbal balik antar calon," ujar keterangan pers Komisi Penyelanggara Debat Pilpres Amerika.

Debat capres terakhir antara Trump dan Biden ini akan digelar pada Kamis (22/10) waktu setempat. Keduanya akan berdebat perihal enam isu yaitu COVID-19, Keluarga Amerika, Perlombaan di Amerika, Perubahan Iklim, Keamanan Nasional, dan Kepemimpinan.

Di sisi lain, pilpres AS akan digelar pada 3 November mendatang. Duet petahana Donald Trump dan Mike Pence akan berhadapan dengan pasangan capres-cawapes Joe Biden dan Senator Kamala Harris yang diusung dari Partai Demokrat. Satu kandidat lagi adalah Jo Jorgensen yang diusung Partai Libertarian.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts