Trump Akhirnya Tampil Perdana di Depan Publik Pasca Kalah Pilpres, Beri Komentar Apa?
Getty Images
Dunia

Sejauh ini Donald Trump masih menolak kekalahannya di Pemilihan Presiden AS 2020 dan terus menyuarakan perlawanan lewat Twitter. Lantas adakah yang Trump sampaikan ketika hadir di hadapan publik?

WowKeren - Presiden Amerika Serikat Donald Trump diketahui kalah di Pemilihan Umum 2020. Meski kekalahan ini masih berdasarkan proyeksi beberapa media, namun tampaknya hasil akhirnya kurang lebih serupa dan mengharuskan Trump untuk meninggalkan Gedung Putih pada 2021 mendatang.

Namun sejak informasi kekalahannya itu merebak, Trump sama sekali belum pernah muncul di hadapan publik. Dan kekinian sang presiden akhirnya muncul kala menghadiri upacara peringatan Hari Veteran 11 November di Taman Pemakaman Nasional Arlington Virginia.

Dalam berbagai foto yang diabadikan Reuters, Trump terlihat hadir dengan Ibu Negara Melania Trump dan Wakil Presiden Mike Pence. Mereka tampak mengikuti upacara militer peletakan karangan bunga itu dengan khidmat, dengan sesekali Trump berlindung di bawah payung karena tengah hujan.

Lantas adakah pernyataan yang diberikan Trump ketika akhirnya hadir di hadapan publik? Rupanya Trump memilih untuk bungkam, seperti beberapa waktu belakangan di mana dirinya malah lebih aktif bercuit di Twitter.


Sebelumnya Trump tampak hadir di hadapan publik ketika tengah bermain golf di Virginia, tepat ketika Biden dilaporkan memenangi Pemilu AS. Sedangkan saat ini Trump sendiri tengah mengajukan gugatan hasil Pemilu di beberapa negara bagian.

Di sisi lain, Trump malah melakukan berbagai kebijakan strategis jelang berakhirnya masa jabatan yang diembannya. Seperti diketahui, Trump baru saja mencopot Mark Esper dari posisi Menteri Pertahanan AS dan menggantikannya dengan Direktur National Counterterrorism Center Christopher Miller.

Trump juga mencopot beberapa pejabat Pentagon James Anderson, Pejabat Intelijen Pentagon Joseph Kernan, dan Kepala Staf Pentagon Jen Stewart. Untuk Anderson digantikan oleh Brigjen Anthony Tata.

Selain itu, Trump juga menyetujui penjualan senjata canggih AS seperti jet tempur F-35 dan drone ke Uni Emirat Arab. Berbagai kebijakan strategis ini diklaim sebagai bentuk "perlawanan" Trump yang masih menolak kemenangan Joe Biden. Bahkan banyak pihak sudah memprediksi transisi kepemimpinan dari Trump ke Biden akan berlangsung dramatis.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait