Leonardo DiCaprio Akui Benci Naskah Film Baru Martin Scorsese 'Killers of the Flower Moon'
Getty Images
Film

Leonardo DiCaprio bahkan berselisih dengan penulis skenario Eric Roth soal naskah film yang diadaptasi dari novel 'Killers of the Flower Moon: The Osage Murders and the Birth of the FBI' tersebut.

WowKeren - Aktor Leonardo DiCaprio dan penulis skenario Eric Roth berselisih soal naskah film baru dari sutradara Martin Scorsese, "Killers of the Flower Moon". Roth mengungkapkan, dirinya dan DiCaprio bertengkar saat membuat skrip.

Menurut Roth, DiCaprio memprotes naskah yang ditulisnya. Roth menyebut, bintang "The Revenant" itu tidak menyukai semua yang dibacanya. "Saya menghabiskan empat atau lima tahun untuk membaca buku Killers of the Flower Moon, buku yang harus dibaca semua orang. Ini buku yang luar biasa,” kata Roth.

Roth mengatakan, skenario yang ditulisnya sudah akurat, sesuai dengan novel non fiksi dengan judul lengkap "Killers of the Flower Moon: The Osage Murders and the Birth of the FBI" itu. Dia menjabarkan, buku tersebut mengisahkan tentang suku Indian Osage pada 1921, yakni orang-orang termiskin di Amerika yang menemukan minyak di daerah cadas di Oklahoma, tempat mereka direlokasi.

Menurut Roth, seharusnya proyek yang juga dibintangi oleh Robert De Niro itu mulai syuting pada Maret mendatang, setelah Covid-19 hilang. Namun, DiCaprio ingin beberapa hal diubah. "Dia memenangkan setengah dari perdebatan. Saya memenangkan setengah dari mereka. Jadi itu yang terjadi," lanjut Roth.

Sementara itu, Martin Scorsese sendiri mengatakan sangat bersemangat membuat film itu setelah membaca buku karya David Grann tersebut. "Saya sangat bersemangat bekerja dengan Eric Roth dan bersama kembali dengan Leo DiCaprio untuk membawa cerita Amerika yang benar-benar meresahkan ini ke layar," kata Scorsese sebelumnya.


Film ini diadaptasi dari novel non fiksi bertajuk "Killers of the Flower Moon: The Osage Murders and the Birth of the FBI" yang ditulis oleh jurnalis David Grann. Novel tersebut bercerita tentang pembunuhan terhadap orang kaya di kawasan Osage County, Oklahoma, pada awal dekade 1920-an.

Di Osage County memang ada banyak orang kaya karena di kawasan tersebut terdapat cadangan minyak yang besar. Kasus pembunuhan itu sangat misterius hingga akhirnya Biro Investigasi Federal (FBI) yang baru terbentuk turun tangan.

Scorsese mengatakan bahwa "Killers of the Flower Moon" akan menjadi film Western pertama yang pernah ia garap. Western adalah salah satu genre film dengan set Amerika Barat pada awal abad 19, kala koboi masih ada. "Kami rasa itu film Western, latar waktu tahun 1921-1922 di Oklahoma. Ada koboi, tetapi mereka punya mobil dan kuda," kata Scorsese kepada media asal Prancis, Premiere.

"Film ini fokus bercerita tentang Osage, suku Indian yang diberikan wilayah mengerikan. Mereka menyukai wilayah itu karena menganggap orang kulit putih tidak akan tertarik," lanjut sutradara peraih piala Oscar tersebut.

Belum ada keterangan lebih lanjut soal film ini, mengingat "Killers of the Flower Moon" sendiri belum masuk dalam tahap pengembangan. Namun yang pasti, kolaborasi antara Martin Scorsese dengan Leonardo DiCaprio dan Robert De Niro tentunya sangat diantisipasi oleh penggemar.

"Killers of the Flower Moon" sendiri bukanlah film pertama yang mempertemukan DiCaprio dan De Niro. Du aktor kondang ini sebelumnya bekerja sama dalam film "This Boy's Life" yang dirilis pada 1993.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!