Ivan Gunawan berbagi cerita mengenai perjuangannya tetap bertahan selama pandemi Covid-19. Ivan Gunawan juga mengaku jika dirinya enggan melayani permintaan busana dari rekan artis karena alasan ini.
- Amelia Nur Fatimah
- Kamis, 17 Desember 2020 - 12:43 WIB
WowKeren - Sebagai seorang perancang busana ternama, usaha Ivan Gunawan nyatanya juga tak luput ikut terdampak pandemi Covid-19. Bahkan Ivan mengaku mengalami kerugian hingga 100 persen. Meski begitu, Ivan bersyukur masih bisa bertahan dan memberi gaji para karyawan tepat waktu.
"Iya, 100 persen saya rasa penurunannya. Jadi Alhamdulillah sampe Desember bisa survive ya. Itu aja sih yang saya syukuri. Kita lihat di 2020 ini kan menurun signifikan jumlah orang yang menggunakan busana pesta dan perkawinan. Jadi ya saya gimana caranya supaya pegawai saya bisa tetep survive, gajian tepat waktu, berlebaran, nanti bisa berantakan," ujar Ivan Gunawan, dilansir dari Suara.com pada Kamis (17/12).
Meski mengalami penurunan, Ivan ternyata tak mengampil semua permintaan klien untuk dibuatkan baju, terutama para artis. Ivan Gunawan ternyata tak melayani beberapa artis yang memintanya membuatkan baju selama masa pandemi covid 19. Ivan menilai beberapa artis yang minta dibuatkan baju rata-rata minta di-endorse.
"Kalau temen artis jarang saya layanin sih. Klien saya Alhamdulillah juga bukan dari kalangan artis. Ya karena ini zaman lagi pandemi, kalau artis kan mintanya endorse ya, jadi saya jarang dapet uang dong," ungkap Ivan Gunawan.
Ivan menilai saat ini dirinya sudah tidak perlu publikasi. Apalagi kini dia membutuhkan uang untuk menghidupi usaha dan beberapa karyawannya. "Karena kalau untuk publikasi, saya kan sudah nggak perlu. Karena pegawai dan segala macamnya harus terus berjalan. Jadi ya di 2020 ini memang nggak ada budget untuk melakukan publikasi dengan selebriti," katanya.
Menurut Ivan, sejak masa pandemi, penghasilannya sebagai seorang desainer menurun drastis. "Lumayan banget karena saya biasa menggarap baju pengantin dan pesta. Dan kita lihat di 2020 ini kan menurun signifikan jumlah orang yang menggunakan busana pesta dan perkawinan," jelas sahabat Ruben Onsu tersebut.
"Jadi ya saya gimana caranya supaya pegawai saya bisa tetep survive, gajian tepat waktu, berlebaran. Jadi ya pinter-cari cari peluang aja," pungkasnya.
(wk/amel)