Pentingnya Deteksi Dini Kanker Leher Rahim untuk Meningkatkan Kesembuhan
Instagram/Ngabila Salama/Instagram
Selebriti

Deteksi dini kanker leher rahim dapat meningkatkan peluang kesembuhan hingga 100%.

WowKeren - Peluang kesembuhan kanker leher rahim sangat bergantung pada waktu deteksi penyakit tersebut. Dokter Ngabila Salama, dalam podcast Special Interview di kanal Youtube Cumicumi, menjelaskan bahwa jika kanker sudah terdeteksi di stadium lanjut, peluang sembuhnya hanya sekitar 20 persen. Namun, jika ditemukan pada tahap awal, khususnya saat masih berupa lesi prakanker, kemungkinan untuk sembuh dapat mencapai 100 persen.

"Sama seperti kanker payudara, kanker-kanker lain biasanya terdeteksi di stadium lanjut, stadium 3, 4, dan risiko untuk sembuhnya itu ya sudah tinggal mungkin 20-an persen," ujar dr. Ngabila dalam video yang tayang pada hari Minggu (05/07/2026). Hal ini menunjukkan betapa pentingnya deteksi dini dalam proses pengobatan kanker leher rahim.

Penyakit ini berkembang secara bertahap, dimulai dari infeksi virus HPV (human papillomavirus), yang jika dibiarkan dapat berkembang menjadi lesi prakanker. Jika tidak ditangani, lesi tersebut kemudian dapat berubah menjadi kanker pada stadium awal dan berlanjut ke stadium lanjut.

Di tahap lesi prakanker, penanganannya masih cukup sederhana, yaitu dengan menggunakan TCS atau krayo. Penanganan ini bahkan dapat dilakukan di Puskesmas. "Misal nih, 5 menit dikasih asam cuka, berubah tuh jadi lesi prakanker, ya bisa kita kasih TCA, bisa di krayo. Udah pada jago Puskesmas, atau kita rujuk ke dokter Obgyn. Intinya medikal banget lah, ya. Medik, cepat, dan langsung sembuh," jelasnya.

Setelah penanganan awal, pasien disarankan untuk melakukan pemeriksaan IVA setiap 6 bulan atau setahun sekali. Menurut dr. Ngabila, tidak ada cara lain untuk memastikan status kesehatan selain melalui pemeriksaan rutin IVA dan HPV DNA PCR.


"Kalau punya genetik kanker leher rahim, atau pernah kanker leher rahim sebelumnya, ya lakukanlah IVA HPV DNA-nya lebih sering, 6 bulan sekali. Kalau orang biasa, 1 sampai 3 tahun sekali," tambahnya. Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, deteksi dini dapat dilakukan sehingga pengobatan bisa segera diberikan.

Dr. Ngabila menegaskan bahwa temuan di tahap awal bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Justru, dengan penanganan yang tepat, pasien dapat sembuh total. "Itu bisa sembuh total," ujarnya dengan tegas.

Penanganan kanker leher rahim pada tahap dini tidak hanya meningkatkan peluang kesembuhan, tetapi juga mengurangi risiko kekambuhan. Hal ini menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan mereka, terutama bagi yang memiliki faktor risiko.

Berikut video yang diunggah mengenai topik ini:

Melalui program cek kesehatan gratis pemerintah yang tersedia di seluruh Puskesmas Indonesia, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Dr. Ngabila berharap agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya deteksi dini kanker leher rahim dan tidak ragu untuk melakukan pemeriksaan secara rutin.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait