Jadi Orang Terkaya Di Dunia, Jeff Bezos Diramal Bangkrut Dalam Tempo Waktu Ini
AFP Photo
Dunia

Jeff Bezos saat ini masih menjadi orang terkaya di dunia. Namun, pendiri perusahaan Amazon itu diramal akan bangkrut dalam tempo waktu ini. Lantas, apa penyebab utamanya?

WowKeren - Pendiri Amazon Jeff Bezos saat ini masih memuncaki daftar orang terkaya di dunia. Status sebagai orang paling kaya di dunia itu didapatkannya berkat perusahaan penjualan online Amazon miliknya yang terus mencatatkan keuntungan pesat setiap harinya, khususnya selama pandemi virus corona.

Namun, kekayaan Bezos diramal tidak akan bertahan lama. Bahkan, ia disebut-sebut akan mengalami bangkrut dalam satu dekade yang akan datang. Hal ini diungkapkan oleh seorang pendiri dan penasehat Retail Prophet untuk beberapa merek paling dihormati di dunia.

”Saya pikir dalam 10 tahun Amazon akan menurun dan hanya ada beberapa alasannya,” tulis Stephens dalam halaman korporat Business of Fashion, seperti dilansir dari Entrepreneur pada Sabtu (19/12).

Lebih lanjut sejumlah ahli telah memprediksi nasib Amazon yang akan mengikuti jejak perusahaan lain yang terlebih dahulu sudah bangkrut. Mereka mencontohkan salah satu perusahaan warabala terbesar di Amerika Serikat (AS), Walmart.


Pada awalnya, Walmart mengalami kesuksesan besar dan berhasil membuka banyak toko di berbagai negara bagian AS. Namun, perusahaan itu akhirnya mengalami penurunan besar dalam kinerja penjualan di tahun 2015. Penyebab utamanya lantaran Walmart dinilai terlambat dalam mengikuti perkembangan zaman dan menerapkan bisnis secara online.

”Antara 1962 dan awal 2000-1n, Walmart memimpin bisnis ritel mengalahkan lusinan pesaingnya baik yang besar maupun kecil,” jelas Stephens. “Pada tahun 2010, Walmart telah membuka 4.393 toko yang mengejutkan lebih dari 3.000 di antaranya dibuka setelah tahun 1990. Penurunan itu menunjukkan bahwa perusahaan paling besar pun bisa jatuh.”

Situasi tersebut dinilai Stephens dapat menimpa Bezos dan perusahaannya. Pasalnya, Bezos saat ini masih tetap mempertahankan model bisnis dalam jangka panjang. Padahal para pelanggan sekarang membeli suatu produk karena ingin produknya sampai dengan cepat. Pembeli juga saat ini tetap membutuhkan pengalaman baru yaitu datang langsung ke toko dan menyentuh barang yang ingin dibelinya.

Tak sampai disitu, Stephens turut membongkar penyebab lain yang dapat membuat Amazon mengalami kebangkrutan. Ia menilai lingkungan kerja perusahaan Bezos itu toxic. Kombinasi faktor-faktor ii dapat menyebabkan Amazon menderita kerugian selama satu dekade berikutnya dan berpotensi dikalahkan oleh perusahaan pesaing lainnya yang menawarkan kondisi lebih baik bagi mitra, pekerja, dan pelanggannya.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait