Tania Ayu seolah ingin memperlihatkan kalau dirinya tetap baik-baik saja usai diterpa isu prostitusi artis. Namun unggahan perdana Tania itu malah memicu reaksi sinis dari netter.
- Ria Susilo Wardhani
- Senin, 21 Desember 2020 - 15:13 WIB
WowKeren - Selebgram sekaligus bintang film "Di Bawah Umur", Tania Ayu, sempat jadi sorotan. Ini karena Tania dikaitkan dengan penangkapan artis TA yang jadi saksi dalam kasus prostitusi online.
Hingga kini, Tania memilih bungkam atas kabar tak sedap itu. Ia berusaha memperlihatkan kalau dirinya baik-baik saja pasca diduga diamankan polisi di Bandung.
Sempat memicu kehebohan, Tania mengunggah postingan perdana di Instagram usai terseret rumor prostitusi artis. Ia memamerkan gaya seksi dengan rambut tergerai indah.
Tak mau membahas cibiran netizen, Tania malah mengucap selamat berakhir pekan. Don't take mirrors too seriously, ur true reflection is in ur heart. #happyweekend," tulisnya di foto selfie.
Sayangnya sejumlah netter masih menyindir Tania. Ia disentil soal dugaan memasang tarif Rp75 juta.
"Klarifikasi dong @taniaayusiregarofficial yg diciduk di bandung inisial TA siapa itu," kata netter. "Brp? 75jt mahal banget," ujar netter.
Sebelumnya, polisi sempat membeberkan tarif artis TA untuk sekali kencan. Tak disangka. Tarif artis TA tersebut cukup tinggi.
"TA ini yang kita dapatkan keterangan, ini Rp 75 juta," ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. "Itu untuk satu hari kencan. Kita temukan barang bukti dari kegiatan prostitusi online ini di antaranya laptop, buku rekening, kunci kemudian kartu kredit atau ATM dan beberapa ponsel."
Sejauh ini, TA masih sebatas saksi dalam kasus tersebut dan sudah dipulangkan. Sedangkan tiga muncikari ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya dikenai pasal UU ITE dan perdagangan orang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
"TA sudah dipulangkan. Setelah dimintai keterangan," kata Erdi. Tak cuma itu, TA juga dikenai wajib lapor dan harus mendatangi Polda Jabar selama dua kali dalam sepekan.
Soal ketiga muncikari, Erdi juga mengaku masih mendalami kemungkinan jaringan prostitusi yang lebih besar. "Ke depan akan kita kembangkan jaringan dari yang sudah kita amankan ini," kata Erdi.
(wk/riaw)